34.2 C
Jakarta
Monday, April 22, 2024

Tidak Ada Lagi Desa Tertinggal di Arut Utara

PANGKALAN BUN, PROKALTENG.CO –Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah menegaskan bahwa saat ini di wilayah Kecamatan Arut Utara tidak ada lagi desa tertinggal. Hal ini setelah dilakukan berbagai upaya oleh pemerintah daerah yang terus melakukan pembenahan terhadap wilayah tersebut.

Menurutnya, pihaknya terus menggenjot pembangunan di berbagai daerah. Salah satunya pembenahan di wilayah Kecamatan Arut Utara.

“Karena pada awalnya kondisi daerah tersebut memang sangat memprihatinkan. Akses jalan juga tidak banyak yang bisa ditempuh pada saat tertentu karena berlumpur dan berbagai persoalan lainya,” jelasnya, belum lama ini.

Namun sejak rahun 2017, pasangan Nurani mulai menyusun program untuk pembangunan Kecamatan Arut Utara. Salah satunya dengan pembukaan akses dari desa-desa yang saling terhubung dengan nyaman.

Baca Juga :  Kobar Kehilangan Sosok yang Berjasa bagi Lingkungan dan Konservasi

“Alhamdulillah secara bertahap pembangunan mampu masuk dan memberikan perbedaan daerah tersebut. Akses jalan yang selama ini sulit dilalui mampu menembus keberbagai desa,”katanya.

Apalagi dalam setahun dapat membuka akses jalan antar desa. Awalnya hanya lima desa yang dibuka untuk mempermudah akses jalan warga. Dari tahun berganti tahun pembanguan akses jalan terus ditambah. Tentinya pembukaan akses jalan anter desa ini melibatkan pihak ketiga yakni dengan konsep konsorsium. Terbukti sampai sekarang ini 10 desa dan satu kelurahan dapat dibuka akses jalanya.

“Saat ini warga merasa senang dengan pembangunan yang dilakukan pemerintah dengan melibatkan pihak ketiga. Kami harapkan apa yang sudah dibangun dirawat dan dijaga demi kemajuan wilayah tersebut,”ungkapnya.(bah)

Baca Juga :  Pesawat Wings Air ATR 72-500 600 Siap Mengudara di Muara Teweh

PANGKALAN BUN, PROKALTENG.CO –Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah menegaskan bahwa saat ini di wilayah Kecamatan Arut Utara tidak ada lagi desa tertinggal. Hal ini setelah dilakukan berbagai upaya oleh pemerintah daerah yang terus melakukan pembenahan terhadap wilayah tersebut.

Menurutnya, pihaknya terus menggenjot pembangunan di berbagai daerah. Salah satunya pembenahan di wilayah Kecamatan Arut Utara.

“Karena pada awalnya kondisi daerah tersebut memang sangat memprihatinkan. Akses jalan juga tidak banyak yang bisa ditempuh pada saat tertentu karena berlumpur dan berbagai persoalan lainya,” jelasnya, belum lama ini.

Namun sejak rahun 2017, pasangan Nurani mulai menyusun program untuk pembangunan Kecamatan Arut Utara. Salah satunya dengan pembukaan akses dari desa-desa yang saling terhubung dengan nyaman.

Baca Juga :  Kobar Kehilangan Sosok yang Berjasa bagi Lingkungan dan Konservasi

“Alhamdulillah secara bertahap pembangunan mampu masuk dan memberikan perbedaan daerah tersebut. Akses jalan yang selama ini sulit dilalui mampu menembus keberbagai desa,”katanya.

Apalagi dalam setahun dapat membuka akses jalan antar desa. Awalnya hanya lima desa yang dibuka untuk mempermudah akses jalan warga. Dari tahun berganti tahun pembanguan akses jalan terus ditambah. Tentinya pembukaan akses jalan anter desa ini melibatkan pihak ketiga yakni dengan konsep konsorsium. Terbukti sampai sekarang ini 10 desa dan satu kelurahan dapat dibuka akses jalanya.

“Saat ini warga merasa senang dengan pembangunan yang dilakukan pemerintah dengan melibatkan pihak ketiga. Kami harapkan apa yang sudah dibangun dirawat dan dijaga demi kemajuan wilayah tersebut,”ungkapnya.(bah)

Baca Juga :  Pesawat Wings Air ATR 72-500 600 Siap Mengudara di Muara Teweh

Terpopuler

Artikel Terbaru