24.3 C
Jakarta
Tuesday, February 17, 2026

BMKG Imbau Warga Pantau Perkembangan Informasi Cuaca Terkini, Waspadai Cuaca Ekstrem

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di seluruh wilayah Kalimantan Tengah pada 16–22 Februari 2026.

Hal tersebut disampaikan Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut, Chandra, saat dikonfirmasi Prokalteng, Senin (16/2/2026).

Menurut Chandra, sejumlah daerah berpotensi mengalami hujan yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang.

Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Sukamara, Lamandau, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, serta Kota Palangka Raya.

“Benar. Berarti seluruh kalteng sepekan ini berpotensi hujan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi ini perlu diwaspadai masyarakat, terutama yang beraktivitas di luar ruangan maupun yang tinggal di wilayah rawan genangan dan pohon tumbang.

Baca Juga :  Pohon Sawit Berukuran Besar Tumbang, Akses Jalan Warga Sempat Terganggu

“Kami mengimbau warga agar selalu memantau perkembangan informasi cuaca terkini serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem, seperti banjir, sambaran petir, hingga angin kencang yang dapat membahayakan keselamatan,” ujarnya.

Electronic money exchangers listing

Ia menambahkan, masyarakat perlu mewaspadai adanya pertumbuhan awan Cumulonimbus yang berpotensi menimbulkan hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang. Kondisi tersebut juga dapat berdampak pada peningkatan tinggi gelombang di wilayah pesisir dan Perairan Selatan Kalimantan Tengah.

“Untuk prospek tinggi gelombang mingguan di Perairan Selatan Kalimantan Tengah berkisar antara 0,5 hingga 1,5 meter atau kategori rendah. Namun tetap perlu diwaspadai, khususnya bagi nelayan dan pengguna transportasi air,” jelasnya.

Selain itu. BMKG juga mengingatkan potensi hujan lokal dengan intensitas sedang hingga lebat berdurasi singkat, yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang, bahkan berpeluang terjadi angin puting beliung di sejumlah wilayah.

Baca Juga :  Berani Pasang Knalpot Brong? Siap-siap Berhadapan dengan Polisi

Chandra mengimbau masyarakat. Agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang dapat ditimbulkan. Seperti genangan air, banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di seluruh wilayah Kalimantan Tengah pada 16–22 Februari 2026.

Hal tersebut disampaikan Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut, Chandra, saat dikonfirmasi Prokalteng, Senin (16/2/2026).

Menurut Chandra, sejumlah daerah berpotensi mengalami hujan yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang.

Electronic money exchangers listing

Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Sukamara, Lamandau, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, serta Kota Palangka Raya.

“Benar. Berarti seluruh kalteng sepekan ini berpotensi hujan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi ini perlu diwaspadai masyarakat, terutama yang beraktivitas di luar ruangan maupun yang tinggal di wilayah rawan genangan dan pohon tumbang.

Baca Juga :  Pohon Sawit Berukuran Besar Tumbang, Akses Jalan Warga Sempat Terganggu

“Kami mengimbau warga agar selalu memantau perkembangan informasi cuaca terkini serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem, seperti banjir, sambaran petir, hingga angin kencang yang dapat membahayakan keselamatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat perlu mewaspadai adanya pertumbuhan awan Cumulonimbus yang berpotensi menimbulkan hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang. Kondisi tersebut juga dapat berdampak pada peningkatan tinggi gelombang di wilayah pesisir dan Perairan Selatan Kalimantan Tengah.

“Untuk prospek tinggi gelombang mingguan di Perairan Selatan Kalimantan Tengah berkisar antara 0,5 hingga 1,5 meter atau kategori rendah. Namun tetap perlu diwaspadai, khususnya bagi nelayan dan pengguna transportasi air,” jelasnya.

Selain itu. BMKG juga mengingatkan potensi hujan lokal dengan intensitas sedang hingga lebat berdurasi singkat, yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang, bahkan berpeluang terjadi angin puting beliung di sejumlah wilayah.

Baca Juga :  Berani Pasang Knalpot Brong? Siap-siap Berhadapan dengan Polisi

Chandra mengimbau masyarakat. Agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang dapat ditimbulkan. Seperti genangan air, banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/