26.3 C
Jakarta
Monday, May 20, 2024
spot_img

Warga Binaan Penuhi Hak Pilih Pemilu, Dr. Hendra Ekaputra: Mereka Miliki Semangat Berkontribusi

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Tengah Dr. Hendra Ekaputra bersama Kepala Divisi Pemasyarakatan Tri Saptono Sambudji serta Kepala Sub Bagian Humas, Reformasi Birokasi dan TeknoIogi Informasi Anggun Prasetyo Nugroho meninjauan pelaksanaan Pemilu di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Lokasi Khusus di Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya dan Rutan Kelas IIA Palangkaraya, Rabu (14/02/2024).

Kunjungan diawali ke Rutan Kelas IIA Palangka Raya dan disambut oleh Karutan Kelas IIA Palangka Raya Bambang Widiyanto dan Jajaran. Kunjungan ini untuk memastikan pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan aman dan lancar serta proses pelayanan di Rutan tetap berjalan dengan baik.

“Kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan dan pengawasan dari Kanwil Kemenkumham Kalteng terhadap sejauh mana tugas, fungsi, kewenangan dan tanggungjawab setiap wilayah dapat berjalan dengan maksimal. Cek Sarpras dan Kelengkapan, semua saya kira sudah cukup baik dan tertata, semoga bisa ditingkatkan lagi,’’ ujar Hendra.

Baca Juga :  Meresahkan! Dua Orang Utan Berkeliaran di Kebun Warga Akhirnya Berhasil Dievakuasi

Selanjutnya kunjungan dilanjutkan ke Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya disambut Kalapas Sri Astiana beserta jajaran. Hendra mengimbau kepada seluruh Kasatker Pemasyarakatan bersama para pegawai yang menjadi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), agar menerapkan standar operasional prosedur penyelenggaraan Pemilu dengan sebaik-baiknya.

Laksanakan tugas dan terapkan SOP penyelenggaraan Pemilu dengan tepat, komitmen dan integritas kita jadi kunci dari suksesnya Pemilu di 17 TPS Khusus se Kalimantan Tengah.

“Warga binaan aktif memberikan haknya dalam Pemilu, dan memiliki semangat untuk tetap berkontribusi dalam pesta demokrasi di Indonesia, walaupun sedang menjalani hukuman pidana,” ucap Hendra.

“Alhamdulillah, kita melihat perjalanan pemilu di Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya ini berjalan dengan baik dan tidak ditemukan suatu persoalan apapun, dan kita berdoa agar tetap berlangsung lancar hingga akhir. Sehingga nantinya mampu melahirkan seorang pemimpin yang bisa membawa bangsa Indonesia ini lebih maju, lebih makmur dan bisa menjadi negeri yang lebih sejahtera,” tambahnya.

Baca Juga :  Menkumham Yasonna Berikan Apresiasi pada Putri Ariani

Kepala Divisi Pemasyarakatan Tri Saptono dalam keterangannya menuturkan sebanyak 3.506 warga binaan salurkan hak suara pada Pemilu 2024 di Lapas, Rutan dan LPKA se-Kalimantan Tengah. Mereka menyalurkan hak suara pada Tempat Pemungutan Suara (TPS) lokasi khusus yang ada di masing-masing Lapas, Rutan dan LPKA.

“1.533 warga binaan menyalurkan hak suara pada Pemilu 2024, terdiri atas 2.507 mereka yang terdaftar sebagai pemilih tetap atau DPT, 841 mereka yang terdaftar sebagai pemilih tambahan atau DPTb, dan 158 mereka yang terdaftar sebagai pemilih khusus atau DPK” pungkas Tri Saptono.

Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya juga bersinergi dengan aparat Kepolisian Resor Kota Palangka Raya dalam menjaga dan memastikan pelaksanaan pemungutan suara di Lapas Perempuan Palangka Raya berlangsung aman, kondusif dan lancar. (hms)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Tengah Dr. Hendra Ekaputra bersama Kepala Divisi Pemasyarakatan Tri Saptono Sambudji serta Kepala Sub Bagian Humas, Reformasi Birokasi dan TeknoIogi Informasi Anggun Prasetyo Nugroho meninjauan pelaksanaan Pemilu di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Lokasi Khusus di Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya dan Rutan Kelas IIA Palangkaraya, Rabu (14/02/2024).

Kunjungan diawali ke Rutan Kelas IIA Palangka Raya dan disambut oleh Karutan Kelas IIA Palangka Raya Bambang Widiyanto dan Jajaran. Kunjungan ini untuk memastikan pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan aman dan lancar serta proses pelayanan di Rutan tetap berjalan dengan baik.

“Kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan dan pengawasan dari Kanwil Kemenkumham Kalteng terhadap sejauh mana tugas, fungsi, kewenangan dan tanggungjawab setiap wilayah dapat berjalan dengan maksimal. Cek Sarpras dan Kelengkapan, semua saya kira sudah cukup baik dan tertata, semoga bisa ditingkatkan lagi,’’ ujar Hendra.

Baca Juga :  Meresahkan! Dua Orang Utan Berkeliaran di Kebun Warga Akhirnya Berhasil Dievakuasi

Selanjutnya kunjungan dilanjutkan ke Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya disambut Kalapas Sri Astiana beserta jajaran. Hendra mengimbau kepada seluruh Kasatker Pemasyarakatan bersama para pegawai yang menjadi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), agar menerapkan standar operasional prosedur penyelenggaraan Pemilu dengan sebaik-baiknya.

Laksanakan tugas dan terapkan SOP penyelenggaraan Pemilu dengan tepat, komitmen dan integritas kita jadi kunci dari suksesnya Pemilu di 17 TPS Khusus se Kalimantan Tengah.

“Warga binaan aktif memberikan haknya dalam Pemilu, dan memiliki semangat untuk tetap berkontribusi dalam pesta demokrasi di Indonesia, walaupun sedang menjalani hukuman pidana,” ucap Hendra.

“Alhamdulillah, kita melihat perjalanan pemilu di Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya ini berjalan dengan baik dan tidak ditemukan suatu persoalan apapun, dan kita berdoa agar tetap berlangsung lancar hingga akhir. Sehingga nantinya mampu melahirkan seorang pemimpin yang bisa membawa bangsa Indonesia ini lebih maju, lebih makmur dan bisa menjadi negeri yang lebih sejahtera,” tambahnya.

Baca Juga :  Menkumham Yasonna Berikan Apresiasi pada Putri Ariani

Kepala Divisi Pemasyarakatan Tri Saptono dalam keterangannya menuturkan sebanyak 3.506 warga binaan salurkan hak suara pada Pemilu 2024 di Lapas, Rutan dan LPKA se-Kalimantan Tengah. Mereka menyalurkan hak suara pada Tempat Pemungutan Suara (TPS) lokasi khusus yang ada di masing-masing Lapas, Rutan dan LPKA.

“1.533 warga binaan menyalurkan hak suara pada Pemilu 2024, terdiri atas 2.507 mereka yang terdaftar sebagai pemilih tetap atau DPT, 841 mereka yang terdaftar sebagai pemilih tambahan atau DPTb, dan 158 mereka yang terdaftar sebagai pemilih khusus atau DPK” pungkas Tri Saptono.

Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya juga bersinergi dengan aparat Kepolisian Resor Kota Palangka Raya dalam menjaga dan memastikan pelaksanaan pemungutan suara di Lapas Perempuan Palangka Raya berlangsung aman, kondusif dan lancar. (hms)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru