NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Distribusi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, terpaksa dihentikan sementara sejak Kamis (11/6/2026). Penghentian sementara tersebut disebabkan keterlambatan pencairan dana operasional dari pemerintah pusat. Namun, pihak SPPG memastikan layanan akan kembali berjalan mulai Senin (15/6/2026).
Terhentinya distribusi MBG sempat dikeluhkan sejumlah orang tua siswa di Kecamatan Bulik. Mereka mengonfirmasi bahwa anak-anak mereka sudah dua hari tidak menerima jatah makanan bergizi di sekolah.
“Sudah dua hari anak saya tidak menerima MBG di sekolahnya,” ujar salah satu orang tua murid saat dikonfirmasi.
Kepala Dapur SPPG Kemala Presisi Polres Lamandau, Ari, menjelaskan keterlambatan pencairan dana menjadi penyebab utama mandeknya distribusi makanan. Meski demikian, ia memastikan kendala tersebut kini telah teratasi.
“Iya bang, kemarin ada kendala keterlambatan pencairan. Namun hari Kamis kemarin dana sudah masuk, jadi hari Senin kita mulai operasional lagi,” ujar Ari saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp, Jumat (12/6/2026).
Pernyataan serupa disampaikan Kepala SPPG Nanga Bulik, Ayu Mutiara Simanjuntak. Ia menegaskan bahwa anggaran operasional sudah cair dan siap digunakan untuk melanjutkan pelaksanaan program nasional tersebut.
“Sudah cair, Senin besok sudah operasional kembali,” pungkas Ayu singkat.
Dengan cairnya dana operasional, pihak SPPG memastikan para siswa di Kecamatan Bulik akan kembali menerima pasokan Makan Bergizi Gratis seperti biasa mulai Senin mendatang. (bib)
NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Distribusi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, terpaksa dihentikan sementara sejak Kamis (11/6/2026). Penghentian sementara tersebut disebabkan keterlambatan pencairan dana operasional dari pemerintah pusat. Namun, pihak SPPG memastikan layanan akan kembali berjalan mulai Senin (15/6/2026).
Terhentinya distribusi MBG sempat dikeluhkan sejumlah orang tua siswa di Kecamatan Bulik. Mereka mengonfirmasi bahwa anak-anak mereka sudah dua hari tidak menerima jatah makanan bergizi di sekolah.
“Sudah dua hari anak saya tidak menerima MBG di sekolahnya,” ujar salah satu orang tua murid saat dikonfirmasi.
Kepala Dapur SPPG Kemala Presisi Polres Lamandau, Ari, menjelaskan keterlambatan pencairan dana menjadi penyebab utama mandeknya distribusi makanan. Meski demikian, ia memastikan kendala tersebut kini telah teratasi.
“Iya bang, kemarin ada kendala keterlambatan pencairan. Namun hari Kamis kemarin dana sudah masuk, jadi hari Senin kita mulai operasional lagi,” ujar Ari saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp, Jumat (12/6/2026).
Pernyataan serupa disampaikan Kepala SPPG Nanga Bulik, Ayu Mutiara Simanjuntak. Ia menegaskan bahwa anggaran operasional sudah cair dan siap digunakan untuk melanjutkan pelaksanaan program nasional tersebut.
“Sudah cair, Senin besok sudah operasional kembali,” pungkas Ayu singkat.
Dengan cairnya dana operasional, pihak SPPG memastikan para siswa di Kecamatan Bulik akan kembali menerima pasokan Makan Bergizi Gratis seperti biasa mulai Senin mendatang. (bib)