28.4 C
Jakarta
Saturday, July 20, 2024
spot_img

Transaksi Digital Melalui QRIS akan Merambah Semua Sektor

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berhasil meraih penghargaan sebagai pemerintah kabupaten dengan implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dari Bank Indonesia (BI), pada peresmian Pasar dan Mall Sehat, Inovatif dan Aman Pakai (SIAP) di Pasar Kahayan Kota Palangka Raya, Senin (6/6).

Penghargaan ini diserahkan langsung Deputi Bank Indonesia (BI), Juda Agung diterima Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin), Zulhaidir mewakili Bupati Kotim. “Penghargaan ini diberikan kepada Kabupaten Kotim dengan mendorong transaksi digital melalui QRIS dalam hal bertransaksi di sejumlah pasar di Kota Sampit,” jelas bupati, Selasa (7/6).

Dia menyebutkan, sekarang ini transaksi digital melalui QRIS sudah diterapkan sejumlah pedagang emas dan elektronik di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) dan Pasar Tradsional Alkamal. Tidak hanya itu, transaksi digital terus dikembangkan, beberapa hari yang lalu Pemkab Kotim telah melaunching aplikasi Smart Tax Kotim guna mempermudah wajib pajak untuk melakukan pendapatan, pelaporan, dan pembayaran.

Baca Juga :  Karhutla Kotim! Status Siaga Menjadi Tanggap Darurat Bencana

Dikatakan bupati, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan peran seluruh jajaran SKPD dan stakeholder terkait yang telah bersinergi dalam meningkatkan pertumbuhan melalui transaksi digital. Dirinya optimis, transaksi digital melalui QRIS di Kabupaten Kotawaringin Timur tidak hanya diterapkan di dua pasar itu saja, namun pihaknya menargetkan seluruh pasar di Kotim akan menggunakan pembayaran non tunai.

“Transaksi digital melalui QRIS akan merambah di semua sektor. Saya selaku bupati sangat mendukung program QRIS ini, karena sekarang kita sudah menuju perubahan ke era digital,” kata Halikinnor.

Mantan Sekda Kotim itu menyebutkan, program QRIS khususnya di Kabupaten Kotim akan terus berjalan, karena ini sudah menjadi program nasional, tidak berbiaya, lebih aman, menghindari uang palsu dan mempermudah bertransaksi.(sli/ans)

Baca Juga :  Dongkrak PAD, Bupati Launching Aplikasi SmartTax Kotim

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berhasil meraih penghargaan sebagai pemerintah kabupaten dengan implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dari Bank Indonesia (BI), pada peresmian Pasar dan Mall Sehat, Inovatif dan Aman Pakai (SIAP) di Pasar Kahayan Kota Palangka Raya, Senin (6/6).

Penghargaan ini diserahkan langsung Deputi Bank Indonesia (BI), Juda Agung diterima Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin), Zulhaidir mewakili Bupati Kotim. “Penghargaan ini diberikan kepada Kabupaten Kotim dengan mendorong transaksi digital melalui QRIS dalam hal bertransaksi di sejumlah pasar di Kota Sampit,” jelas bupati, Selasa (7/6).

Dia menyebutkan, sekarang ini transaksi digital melalui QRIS sudah diterapkan sejumlah pedagang emas dan elektronik di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) dan Pasar Tradsional Alkamal. Tidak hanya itu, transaksi digital terus dikembangkan, beberapa hari yang lalu Pemkab Kotim telah melaunching aplikasi Smart Tax Kotim guna mempermudah wajib pajak untuk melakukan pendapatan, pelaporan, dan pembayaran.

Baca Juga :  Karhutla Kotim! Status Siaga Menjadi Tanggap Darurat Bencana

Dikatakan bupati, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan peran seluruh jajaran SKPD dan stakeholder terkait yang telah bersinergi dalam meningkatkan pertumbuhan melalui transaksi digital. Dirinya optimis, transaksi digital melalui QRIS di Kabupaten Kotawaringin Timur tidak hanya diterapkan di dua pasar itu saja, namun pihaknya menargetkan seluruh pasar di Kotim akan menggunakan pembayaran non tunai.

“Transaksi digital melalui QRIS akan merambah di semua sektor. Saya selaku bupati sangat mendukung program QRIS ini, karena sekarang kita sudah menuju perubahan ke era digital,” kata Halikinnor.

Mantan Sekda Kotim itu menyebutkan, program QRIS khususnya di Kabupaten Kotim akan terus berjalan, karena ini sudah menjadi program nasional, tidak berbiaya, lebih aman, menghindari uang palsu dan mempermudah bertransaksi.(sli/ans)

Baca Juga :  Dongkrak PAD, Bupati Launching Aplikasi SmartTax Kotim
spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru