Tujuh Penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Terdampak Aktivitas Gunung Anak Krakatau

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau mulai berdampak pada jadwal pergerakan pesawat di sejumlah wilayah.

Tercatat sebanyak tujuh jadwal penerbangan rute Palangka Raya–Jakarta (PP) mengalami dampak operasional di Bandara Tjilik Riwut, Kota Palangka Raya, pada Minggu (6/9/2026).

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Tjilik Riwut, I Made Dermawan, menyatakan bahwa otoritas bandara terus melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas gunung berapi tersebut, khususnya terkait pergerakan abu vulkanik yang dapat membahayakan mesin pesawat.

“Keselamatan dan keamanan penerbangan selalu menjadi prioritas utama kami. Berdasarkan data hari ini, terdapat tujuh penerbangan yang terdampak, yang terdiri dari empat jadwal keberangkatan dan tiga jadwal kedatangan, dengan total keseluruhan mencapai 880 penumpang,” ujar I Made Dermawan dalam keterangannya.

Baca Juga :  Terjepit di Kabin, Sopir Pikap Selamat Langsung Dievakuasi ke Rumah Sakit

Pesawat yang terdampak untuk jadwal keberangkatan (departure) dari Palangka Raya (PKY) menuju Cengkareng (CGK) meliputi, Batik Air ID 6201 (07.00 WIB) membawa 117 penumpang, Garuda Indonesia GA 551 (07.10 WIB) membawa 118 penumpang, Super Air Jet IU 651 (13.15 WIB) membawa 176 penumpang, dan Citilink QG 453 (14.05 WIB) membawa 150 penumpang.

Sementara itu, untuk jadwal kedatangan (arrival) dari Cengkareng (CGK) menuju Palangka Raya (PKY) yang terdampak, Super Air Jet IU 650 (12.35 WIB) membawa 105 penumpang, Citilink QG 452 (13.35 WIB) membawa 125 penumpang, Garuda Indonesia GA 550 (16.45 WIB) membawa 89 penumpang.

Guna mengantisipasi penumpukan dan kebingungan penumpang, manajemen bandara telah berkoordinasi dengan seluruh maskapai dan pemangku kepentingan (stakeholder) terkait di lingkungan Bandara Tjilik Riwut.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Dampak Karhutla, Bandara Tjilik Riwut Siagakan Fasilitas Darurat dan Pantau Jarak Pandang

Langkah mitigasi telah dijalankan secara komprehensif, mulai dari penyediaan informasi terpusat hingga penanganan langsung di lapangan.

“Kami memfasilitasi proses refund (pengembalian dana) maupun reschedule (penjadwalan ulang) tiket penumpang, mengatur arus pergerakan, dan memastikan penyediaan service recovery bagi penumpang yang penerbangannya terimbas,” tambah Dermawan.

Berdasarkan pemantauan hingga pukul 14.00 WIB, situasi di area konter check-in maupun ruang tunggu keberangkatan (waiting room) Bandara Tjilik Riwut dilaporkan tetap kondusif dan terkendali.

“Pihak Bandara Tjilik Riwut akan terus menyebarkan informasi terbaru (update) seiring dengan perkembangan aktivitas operasional dan kondisi cuaca di jalur penerbangan,” Pungkasnya. (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau mulai berdampak pada jadwal pergerakan pesawat di sejumlah wilayah.

Tercatat sebanyak tujuh jadwal penerbangan rute Palangka Raya–Jakarta (PP) mengalami dampak operasional di Bandara Tjilik Riwut, Kota Palangka Raya, pada Minggu (6/9/2026).

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Tjilik Riwut, I Made Dermawan, menyatakan bahwa otoritas bandara terus melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas gunung berapi tersebut, khususnya terkait pergerakan abu vulkanik yang dapat membahayakan mesin pesawat.

Electronic money exchangers listing

“Keselamatan dan keamanan penerbangan selalu menjadi prioritas utama kami. Berdasarkan data hari ini, terdapat tujuh penerbangan yang terdampak, yang terdiri dari empat jadwal keberangkatan dan tiga jadwal kedatangan, dengan total keseluruhan mencapai 880 penumpang,” ujar I Made Dermawan dalam keterangannya.

Baca Juga :  Terjepit di Kabin, Sopir Pikap Selamat Langsung Dievakuasi ke Rumah Sakit

Pesawat yang terdampak untuk jadwal keberangkatan (departure) dari Palangka Raya (PKY) menuju Cengkareng (CGK) meliputi, Batik Air ID 6201 (07.00 WIB) membawa 117 penumpang, Garuda Indonesia GA 551 (07.10 WIB) membawa 118 penumpang, Super Air Jet IU 651 (13.15 WIB) membawa 176 penumpang, dan Citilink QG 453 (14.05 WIB) membawa 150 penumpang.

Sementara itu, untuk jadwal kedatangan (arrival) dari Cengkareng (CGK) menuju Palangka Raya (PKY) yang terdampak, Super Air Jet IU 650 (12.35 WIB) membawa 105 penumpang, Citilink QG 452 (13.35 WIB) membawa 125 penumpang, Garuda Indonesia GA 550 (16.45 WIB) membawa 89 penumpang.

Guna mengantisipasi penumpukan dan kebingungan penumpang, manajemen bandara telah berkoordinasi dengan seluruh maskapai dan pemangku kepentingan (stakeholder) terkait di lingkungan Bandara Tjilik Riwut.

Baca Juga :  Dampak Karhutla, Bandara Tjilik Riwut Siagakan Fasilitas Darurat dan Pantau Jarak Pandang

Langkah mitigasi telah dijalankan secara komprehensif, mulai dari penyediaan informasi terpusat hingga penanganan langsung di lapangan.

“Kami memfasilitasi proses refund (pengembalian dana) maupun reschedule (penjadwalan ulang) tiket penumpang, mengatur arus pergerakan, dan memastikan penyediaan service recovery bagi penumpang yang penerbangannya terimbas,” tambah Dermawan.

Berdasarkan pemantauan hingga pukul 14.00 WIB, situasi di area konter check-in maupun ruang tunggu keberangkatan (waiting room) Bandara Tjilik Riwut dilaporkan tetap kondusif dan terkendali.

“Pihak Bandara Tjilik Riwut akan terus menyebarkan informasi terbaru (update) seiring dengan perkembangan aktivitas operasional dan kondisi cuaca di jalur penerbangan,” Pungkasnya. (her)

Terpopuler

Artikel Terbaru