PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Musibah kebakaran menghanguskan satu unit bangunan rumah kayu kosong di Jalan Galaxy III Kota Palangka Raya, Sabtu (3/10/92026).
Peristiwa yang terjadi pada sore hari tersebut sempat memicu kepanikan warga, terutama para penghuni barak dan bangunan indekos yang berada tepat di dekat titik api.
Petugas Pemadam Kebakaran BPK Kamboja, Sucipto, menjelaskan bahwa bangunan yang terbakar merupakan rumah kayu yang dalam kondisi kosong.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kobaran api pertama kali muncul dari bagian ruang depan bangunan.
“Menurut keterangannya dari tetangga ini, dia melihat api itu mulai dari sekitar ruang depan. Habis itu belakang belum, tapi api itu sudah makan ke atas, menyambar kos ini. Lanjut api itu makan ke belakang lagi.” ujar Sucipto saat diwawancara di lokasi kejadian.
Sucipto menambahkan bahwa bangunan tersebut sempat dibersihkan oleh pemiliknya beberapa hari sebelum musibah terjadi. “Jadi rumah ini kosong, sempat dibersihkan beberapa hari yang lalu. Penyebab tidak tahu, nanti pihak kepolisian yang menangani.” Jelas sucipto
Peristiwa tersebut membuat para penghuni indekos di sekitarnya panik. Salah seorang penghuni kos, Anika (18), menceritakan detik-detik saat dirinya menyadari kemunculan si jago merah.
“Aku kan di dalam kos, terus aku tuh lagi makeup. Nggak lama kayak ada suara teriak-teriak, terus aku tuh panik. Sempat keluar dari kamar ini, terus ngelihat jendela tuh kayak warna api-api gitu lah intinya.” jelas anika
Ia bergegas membuka pintu kamar, dan mendapati api sudah membakar sebagian bangunan di dekat tempat tinggalnya.
“Terus refleks lah aku buka pintu, sekaliannya udah kebakaran setengah. Terus sempat kos yang di belakang ini sempat kena tapi sedikit aja.” bebernya
Kepanikan serupa dialami Nita (34), warga yang tinggal di barak persis di sebelah lokasi kebakaran bersama dua anaknya. Â Saat api mulai membesar sekitar pukul 15.30 WIB, ia mengaku sedang tertidur.
“Nggak, tiba-tiba pas bangun langsung ada, Mas. Kami bertiga aja sama anak, anakku dua, lagi tidur siang, apinya sudah besar.” tambah Anita
Melihat kobaran api yang sudah membesar, Nita bergegas menyelamatkan barang-barang berharga dan membawa anak-anaknya keluar ke tempat aman.
“Cari berkas-berkas penting aja yang bisa langsung dibawa, sama bawa anak-anak, sudah aja. Langsung tak tarik aja semuanya ke depan,” jelas Nita.
Nita menyampaikan rasa syukurnya lantaran petugas pemadam kebakaran cepat tanggap sehingga api tidak sampai menghanguskan tempat tinggalnya.
“Sempat panik. Minta tolong, mas. Untungnya tahu sudah ada pertolongan, jadi nggak sempat sampai ke tempat kita,” pungkas Nita.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran rumah kosong tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian setempat. (her)


