Pantau Proyek Jembatan, Dandim Lamandau Minta Utamakan Kualitas dan Keselamatan

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Komandan Kodim (Dandim) 1017/Lamandau Letkol Arm Ady Kurniawan meninjau progres pembangunan Jembatan Armco Tahap IV di Sungai Bangau, Desa Sungai Mentawa, serta Jembatan Garuda di Desa Wonorejo, Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, Jumat (3/7). Dalam peninjauan tersebut, Dandim meminta seluruh personel mengutamakan kualitas konstruksi dan keselamatan kerja agar pembangunan jembatan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Didampingi Pasiter Kapten Inf Eko Yunianto dan Pasi Intel Kapten Inf Sumarno, Letkol Ady terlebih dahulu mengunjungi lokasi pembangunan Jembatan Armco Tahap IV di Sungai Bangau, Desa Sungai Mentawa. Saat ini, pembangunan jembatan sepanjang 10 meter tersebut telah mencapai progres sekitar 20 persen.

Baca Juga :  Temukan Pria Mabuk Tergeletak, Datangi TKP Ini yang Dilakukan Polisi

Di lokasi, sejumlah personel TNI bersama warga tampak bergotong royong menyusun batu belah untuk pondasi jembatan. Dandim mengingatkan seluruh personel agar selalu mengutamakan keselamatan selama proses pembangunan berlangsung.

“Tetap utamakan keselamatan, ya. Kualitas pondasi ini yang menentukan berapa lama anak-anak kita bisa aman menyeberang ke sekolah nanti,” ujar Letkol Ady.

Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke Desa Wonorejo, Kecamatan Sematu Jaya. Di lokasi ini, pembangunan Jembatan Garuda telah mencapai progres sekitar 60 persen. Jembatan dengan bentang 12 meter dan lebar 6 meter tersebut kini memasuki tahap pembuatan leneng atau dinding pengaman.

Sebanyak delapan personel TNI bersama 12 warga desa bekerja secara gotong royong menyelesaikan pembangunan jembatan. Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat.

Baca Juga :  Ikuti Pesparawi Kalteng, 130 Peserta Tergabung dalam Kontingen Lamandau

Melihat perkembangan pembangunan, Letkol Ady menyampaikan bahwa pembangunan jembatan merupakan wujud nyata kehadiran TNI dalam membantu masyarakat.

Electronic money exchangers listing

“Pembangunan jembatan ini adalah wujud nyata kalau TNI selalu ada untuk masyarakat,” ujarnya saat berbincang dengan seorang wartawan di lokasi.

“Kita ingin memperlancar mobilitas warga, mendukung ekonomi, dan yang terpenting: meningkatkan kesejahteraan mereka,” lanjutnya.

Sebelum meninggalkan lokasi, Letkol Ady menegaskan komitmen Kodim 1017/Lamandau untuk terus mengawal penyelesaian pembangunan kedua jembatan agar rampung tepat waktu sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana penunjang aktivitas dan perekonomian. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Komandan Kodim (Dandim) 1017/Lamandau Letkol Arm Ady Kurniawan meninjau progres pembangunan Jembatan Armco Tahap IV di Sungai Bangau, Desa Sungai Mentawa, serta Jembatan Garuda di Desa Wonorejo, Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, Jumat (3/7). Dalam peninjauan tersebut, Dandim meminta seluruh personel mengutamakan kualitas konstruksi dan keselamatan kerja agar pembangunan jembatan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Didampingi Pasiter Kapten Inf Eko Yunianto dan Pasi Intel Kapten Inf Sumarno, Letkol Ady terlebih dahulu mengunjungi lokasi pembangunan Jembatan Armco Tahap IV di Sungai Bangau, Desa Sungai Mentawa. Saat ini, pembangunan jembatan sepanjang 10 meter tersebut telah mencapai progres sekitar 20 persen.

Baca Juga :  Temukan Pria Mabuk Tergeletak, Datangi TKP Ini yang Dilakukan Polisi

Di lokasi, sejumlah personel TNI bersama warga tampak bergotong royong menyusun batu belah untuk pondasi jembatan. Dandim mengingatkan seluruh personel agar selalu mengutamakan keselamatan selama proses pembangunan berlangsung.

Electronic money exchangers listing

“Tetap utamakan keselamatan, ya. Kualitas pondasi ini yang menentukan berapa lama anak-anak kita bisa aman menyeberang ke sekolah nanti,” ujar Letkol Ady.

Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke Desa Wonorejo, Kecamatan Sematu Jaya. Di lokasi ini, pembangunan Jembatan Garuda telah mencapai progres sekitar 60 persen. Jembatan dengan bentang 12 meter dan lebar 6 meter tersebut kini memasuki tahap pembuatan leneng atau dinding pengaman.

Sebanyak delapan personel TNI bersama 12 warga desa bekerja secara gotong royong menyelesaikan pembangunan jembatan. Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat.

Baca Juga :  Ikuti Pesparawi Kalteng, 130 Peserta Tergabung dalam Kontingen Lamandau

Melihat perkembangan pembangunan, Letkol Ady menyampaikan bahwa pembangunan jembatan merupakan wujud nyata kehadiran TNI dalam membantu masyarakat.

“Pembangunan jembatan ini adalah wujud nyata kalau TNI selalu ada untuk masyarakat,” ujarnya saat berbincang dengan seorang wartawan di lokasi.

“Kita ingin memperlancar mobilitas warga, mendukung ekonomi, dan yang terpenting: meningkatkan kesejahteraan mereka,” lanjutnya.

Sebelum meninggalkan lokasi, Letkol Ady menegaskan komitmen Kodim 1017/Lamandau untuk terus mengawal penyelesaian pembangunan kedua jembatan agar rampung tepat waktu sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana penunjang aktivitas dan perekonomian. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru