DVI Identifikasi 14 dari 18 Jenazah
Sebelum penemuan sembilan korban pada Rabu, Posko Disaster Victim Identification (DVI) RS Bhayangkara Banjarmasin telah menerima 18 jenazah. Hingga Selasa (22/9), sebanyak 14 korban telah berhasil diidentifikasi. Lima di antaranya baru diumumkan pada Selasa.
Kelima korban tersebut yakni Anas (laki-laki 45 tahun asal Bangkalan), Bagus Mahendra (laki-laki 20 tahun asal Klaten), Aldo Nurahmansyah (laki-laki 19 tahun asal Surakarta), Jumbrik (laki-laki 52 tahun asal Lamongan), serta I Putu Angga Santyana (laki-laki 28 tahun asal Cakranegara, Kota Mataram).
Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kombes Pol Muhammad Sofwan mengatakan tiga korban pertama diidentifikasi melalui ciri medis dan properti.
Sementara Jumbrik dan I Putu Angga Santyana diidentifikasi melalui pemeriksaan gigi sebagai identifikasi primer, yang diperkuat ciri medis dan properti.
Dari 18 jenazah yang telah diterima RS Bhayangkara Banjarmasin, empat lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan DNA. Data post-mortem akan dicocokkan dengan data ante-mortem dari keluarga.
Sofwan meminta keluarga maupun kerabat korban segera memberikan data pembanding yang dibutuhkan tim DVI.
243 Orang dalam Manifes, 117 Masih Dicari
Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Nur Khamid mengatakan berdasarkan manifes, terdapat 243 orang di KM Virgo Transport 8. Hingga Selasa (22/9), sebanyak 126 orang telah dievakuasi. Rinciannya, 108 orang selamat dan 18 orang meninggal dunia. Sementara 117 orang lainnya masih dalam pencarian.
Dengan penemuan sembilan korban pada Rabu, jumlah jenazah yang ditemukan dalam operasi pencarian menjadi 27 orang. Namun, data tersebut tetap perlu disandingkan dengan hasil identifikasi DVI untuk memastikan identitas masing-masing korban.
Penanganan Jenazah Menggunakan Prosedur Khusus
Setelah tiba di daratan, proses penanganan jenazah dilakukan dengan prosedur khusus karena korban telah berada di dalam air selama beberapa hari, dan mulai mengalami proses pembusukan.
PMI Kota Banjarmasin bersama PMI Kabupaten Banjar menyiagakan ambulans jenazah serta personel dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.
Petugas PMI Kota Banjarmasin, Aril mengatakan tim telah bersiaga sejak awal operasi hingga proses evakuasi korban.
Selain ambulans, proses dekontaminasi dan sterilisasi juga disiapkan. Armada pengangkut jenazah turut disemprot cairan disinfektan oleh tim Brimob setelah digunakan dalam proses evakuasi.


