27.4 C
Jakarta
Friday, April 4, 2025

Tari Tirik Lalan Berkembang di Tapin

PROKALTENG.CO-Tari Tirik Lalan salah satu kesenian yang tumbuh di Kabupaten Tapin. Merupakan tarian gabungan, antara tari tirik dan tari lalan.

Pegiat seni di Kabupaten Tapin, MS Arif menjelaskan tidak ada yang mengetahui siapa yang awal mula membawa tarian ini. “Tapi yang jelas tarian ini tumbuh dan berkembang di Desa Pandahan, Kecamatan Tapin Tengah,” ungkapnya.

“Berdasarkan penuturan orang tua yang mengetahui tarian di Tapin, mereka selalu mengatakan bahwa yang membawakan tarian ini yakni penari gandut dari Pandahan,” sambungnya.

Di tahun 1972, penggalian tari tirik lalan pernah dilakukan oleh Dewan Kesenian Kalsel bekerja sama dengan Bidang Kesenian Kanwil Depdikbud Provinsi Kalimantan Selatan.

“Hasilnya tari ini digunakan untuk pergelaran-pergelaran seni,” tuturnya. “Bahkan tari ini pernah digelar di Malaysia, Singapura, dan Pasadena Amerika Serikat,” tambahnya.

Baca Juga :  Jembatan Basit Batal Diberi Nama Tokoh Kalsel

Dijelaskan Arif, tari tirik lalan adalah tari muda-mudi dan merupakan tarian gabungan. Keduanya menggambarkan kegembiraan sepasang muda-mudi yang sedang memadu kasih.

“Namun tiba-tiba sang pria mempunyai niat untuk mengembara ke negeri orang. Tentu saja sangat wanita menjadi keberatan, akhirnya merajuk,” ucapnya.

Lalu dengan berbagai bujuk rayu, sang pria berusaha agar sang kekasih hati mengizinkan keberangkatannya.

“Sang wanita tetap bertahan tidak mengizinkan kekasih hatinya. Akhirnya dengan penjelasan dan penuh pengertian, sang wanita pun mengizinkan kekasihnya untuk berangkat,” tuturnya.

Untuk ragam geraknya, tari tirik ada empat gerakan yakni gerak kambang, gerak congklang, gerak zig-zag, dan gerak mahambat.

“Sementara tari lalan sendiri ada tiga macam posisi yakni bertolak belakang, berhadap-hadapan, dan putra di depan serta putri di belakang,” ucapnya. (jpg)

Baca Juga :  Unggah Buku PKI di Tiktok, Lelaki ini Diciduk Polisi

PROKALTENG.CO-Tari Tirik Lalan salah satu kesenian yang tumbuh di Kabupaten Tapin. Merupakan tarian gabungan, antara tari tirik dan tari lalan.

Pegiat seni di Kabupaten Tapin, MS Arif menjelaskan tidak ada yang mengetahui siapa yang awal mula membawa tarian ini. “Tapi yang jelas tarian ini tumbuh dan berkembang di Desa Pandahan, Kecamatan Tapin Tengah,” ungkapnya.

“Berdasarkan penuturan orang tua yang mengetahui tarian di Tapin, mereka selalu mengatakan bahwa yang membawakan tarian ini yakni penari gandut dari Pandahan,” sambungnya.

Di tahun 1972, penggalian tari tirik lalan pernah dilakukan oleh Dewan Kesenian Kalsel bekerja sama dengan Bidang Kesenian Kanwil Depdikbud Provinsi Kalimantan Selatan.

“Hasilnya tari ini digunakan untuk pergelaran-pergelaran seni,” tuturnya. “Bahkan tari ini pernah digelar di Malaysia, Singapura, dan Pasadena Amerika Serikat,” tambahnya.

Baca Juga :  Jembatan Basit Batal Diberi Nama Tokoh Kalsel

Dijelaskan Arif, tari tirik lalan adalah tari muda-mudi dan merupakan tarian gabungan. Keduanya menggambarkan kegembiraan sepasang muda-mudi yang sedang memadu kasih.

“Namun tiba-tiba sang pria mempunyai niat untuk mengembara ke negeri orang. Tentu saja sangat wanita menjadi keberatan, akhirnya merajuk,” ucapnya.

Lalu dengan berbagai bujuk rayu, sang pria berusaha agar sang kekasih hati mengizinkan keberangkatannya.

“Sang wanita tetap bertahan tidak mengizinkan kekasih hatinya. Akhirnya dengan penjelasan dan penuh pengertian, sang wanita pun mengizinkan kekasihnya untuk berangkat,” tuturnya.

Untuk ragam geraknya, tari tirik ada empat gerakan yakni gerak kambang, gerak congklang, gerak zig-zag, dan gerak mahambat.

“Sementara tari lalan sendiri ada tiga macam posisi yakni bertolak belakang, berhadap-hadapan, dan putra di depan serta putri di belakang,” ucapnya. (jpg)

Baca Juga :  Unggah Buku PKI di Tiktok, Lelaki ini Diciduk Polisi

Terpopuler

Artikel Terbaru