PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya mengungkap hasil investigasi kebakaran yang menghanguskan barak tiga pintu milik Hariyati di Jalan Halaban Nomor 03, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kebakaran yang terjadi pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB diduga kuat dipicu korsleting listrik pada instalasi bangunan yang telah berusia puluhan tahun.
Plt Kepala Disdamkarmat Kota Palangka Raya, Urianinu Napulangit, mengatakan dugaan tersebut diperoleh setelah tim melakukan pemeriksaan lokasi, mengumpulkan keterangan saksi, dan mengevaluasi barang bukti.
“Hasil investigasi menunjukkan sumber api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian plafon barak nomor satu. Bangunan ini menggunakan instalasi listrik lama yang selama puluhan tahun belum pernah diremajakan, sehingga sangat berisiko mengalami kerusakan,” ujar Urianinu, Rabu (29/7/2026).
Ia menjelaskan, selain usia instalasi listrik yang sudah tua, kondisi arus listrik yang kerap tidak stabil akibat pemadaman bergilir diduga menjadi salah satu faktor yang memperbesar risiko terjadinya korsleting.
Berdasarkan hasil investigasi, api pertama kali diketahui setelah seorang saksi, Noraida, melihat kepulan asap putih keluar dari sela-sela atap barak nomor satu yang saat itu dalam keadaan kosong karena penghuninya sedang bekerja. Saat pintu dibuka, api sudah membesar disertai asap hitam pekat sehingga warga segera menyelamatkan barang-barang dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Tim investigasi mencatat luas area yang terbakar mencapai sekitar 72 meter persegi. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta, meliputi kerusakan bangunan, perabot rumah tangga, peralatan elektronik, hingga instalasi listrik.
Urianinu mengimbau masyarakat agar melakukan pemeriksaan dan peremajaan instalasi listrik secara berkala, terutama pada bangunan yang sudah berusia tua.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan kondisi instalasi listrik di rumah. Jika instalasi sudah lama, sebaiknya segera diperiksa atau diganti. Saat meninggalkan rumah, pastikan seluruh peralatan elektronik dicabut dari stop kontak guna meminimalkan potensi kebakaran,” katanya.
Selain itu, Disdamkarmat akan terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan kebakaran, terutama di tengah musim kemarau yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran permukiman maupun kebakaran hutan dan lahan. (jef)


