PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Warga Jalan G. Obos 8, Kelurahan Menteng, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah dihebohkan dengan penemuan seorang mahasiswa berinisial KVA (23) yang meninggal dunia di kamar kosnya, Rabu (24/6/2026) sore.
Laporan diterima Emergency Response Palangka Raya (ERP) sekitar pukul 17.15 WIB, kemudian petugas bersama personel Polresta Palangka Raya mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi.
Kepala Bagian Operasional Emergency Response Palangka Raya (ERP), Yustinus Exaudi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat ditemukan, jenazah korban yang tidak mengenakan baju dan hanya menggunakan celana pendek biru tergantung dengan leher terjerat tali di gawang pintu belakang kamar kos.
“Betul Mahasiswa, kejadiannya di salah satu kos-kosan di Jalan G. Obos 8. Korban merupakan pria berusia 23 tahun,” ujar Yustinus saat dikonfirmasi Prokalteng.co.
Setelah menerima laporan, tim ERP bersama personel Polresta Palangka Raya segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan membantu proses evakuasi. Petugas kepolisian kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang garis polisi guna mendukung proses penyelidikan.
Peristiwa tersebut mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah penghuni kos dan rekan korban tampak berdatangan ke lokasi setelah mengetahui kabar duka tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian KVA masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalimantan Tengah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait peristiwa tersebut dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang. (jef)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Warga Jalan G. Obos 8, Kelurahan Menteng, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah dihebohkan dengan penemuan seorang mahasiswa berinisial KVA (23) yang meninggal dunia di kamar kosnya, Rabu (24/6/2026) sore.
Laporan diterima Emergency Response Palangka Raya (ERP) sekitar pukul 17.15 WIB, kemudian petugas bersama personel Polresta Palangka Raya mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi.
Kepala Bagian Operasional Emergency Response Palangka Raya (ERP), Yustinus Exaudi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat ditemukan, jenazah korban yang tidak mengenakan baju dan hanya menggunakan celana pendek biru tergantung dengan leher terjerat tali di gawang pintu belakang kamar kos.
“Betul Mahasiswa, kejadiannya di salah satu kos-kosan di Jalan G. Obos 8. Korban merupakan pria berusia 23 tahun,” ujar Yustinus saat dikonfirmasi Prokalteng.co.
Setelah menerima laporan, tim ERP bersama personel Polresta Palangka Raya segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan membantu proses evakuasi. Petugas kepolisian kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang garis polisi guna mendukung proses penyelidikan.
Peristiwa tersebut mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah penghuni kos dan rekan korban tampak berdatangan ke lokasi setelah mengetahui kabar duka tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian KVA masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalimantan Tengah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait peristiwa tersebut dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang. (jef)