PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Duka mendalam menyelimuti keluarga almarhum Dewi (41), PNS guru di SD 4 Palangka yang meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal saat berlibur di Bali.
Di mata keluarga, almarhum dikenal sebagai sosok yang baik dan memiliki jiwa sosial tinggi. Ia juga dikenal selalu merangkul keluarga serta menjaga hubungan dengan saudara-saudara dengan penuh kehangatan.
“Beliau orangnya baik, suka membantu, dan sangat peduli dengan keluarga. Kami semua merasa kehilangan,” ujar paman almarhum, Isik Numan saat ditemui di rumah duka di Jalan Kakap Nomor 9, Palangka Raya, Selasa (24/3/2026).
Isik mengaku terakhir kali berkomunikasi dengan almarhum pada awal tahun ini. Momen tersebut kini menjadi kenangan terakhir sebelum kabar duka datang.
“Terakhir komunikasi itu sekitar tanggal 2 Januari 2026. Itu jadi pertemuan terakhir kami,” tuturnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan terjadi pada Minggu (22/3) saat almarhum tengah berlibur di Bali. Saat itu, ia dibonceng anak laki-lakinya mengendarai sepeda motor yang ia sewa.
Namun nahas, saat melintas di jalan yang diduga curam di sekitar jembatan, kendaraan yang dikendarainya terjatuh hingga terguling ke jurang. Peristiwa tersebut menyebabkan almarhum meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, anak korban selamat meski mengalami patah kaki. Saat ini, ia masih menjalani perawatan di rumah sakit di Bali setelah menjalani operasi.
“Anaknya sudah dioperasi, kondisinya aman. Masih dirawat di sana dan didampingi keluarga,” jelas Isik.
Jenazah almarhum telah dipulangkan ke Palangka Raya dan tiba pada Senin (23/3) sekitar pukul 15.00 WIB. Rencananya, pemakaman akan dilaksanakan pada Rabu (25/3) di Pemakaman Km 12 Palangka Raya Jalan Tjilik Riwut. (jef/hnd)


