Kecelakaan Truk Tangki di Lamandau, Sopir Tewas di Jalan Trans Kalimantan

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Kecelakaan truk tangki di Jalan Trans Kalimantan, Desa Rimba Jaya, Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, Selasa (17/3/2026) sore, menewaskan satu orang sopir di lokasi kejadian. Insiden ini terjadi saat kondisi jalan licin akibat hujan, diperparah dengan kontur jalan menikung.

Peristiwa kecelakaan maut di Lamandau ini melibatkan dua truk tangki yang bertabrakan dari arah berlawanan. Selain menelan korban jiwa, benturan keras juga menyebabkan kerusakan parah pada bagian depan kendaraan.

Kasat Lantas Polres Lamandau, AKP Susanto, menjelaskan bahwa lokasi kejadian merupakan jalan beraspal dengan tikungan ke kanan, satu lajur dua arah tanpa median pembatas.

“Jalan di lokasi menikung ke kanan, satu lajur dua arah tanpa median. Saat kejadian hujan, sehingga jalan licin dan cukup berisiko bagi pengendara,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).

Baca Juga :  Sempat Ditetapkan DPO, Polisi Akhirnya Tangkap Pelaku Asusila Terhadap Anak di Bawah Umur

Kecelakaan ini melibatkan dua kendaraan, yakni truk tangki Hino Fuso biru (KH 8303 GH) yang dikemudikan MN (33), warga Lamandau. Pengemudi hanya mengalami luka ringan, meski bagian tangki belakang dan bemper kendaraan rusak.

Sementara itu, truk tangki Hino Fuso hijau (KH 8166 GN) yang dikemudikan MN (51), karyawan swasta asal Arut Selatan, Kotawaringin Barat, mengalami benturan fatal. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi akibat kabin depan kendaraan yang hancur.

Kecelakaan bermula saat truk biru melaju dari arah Pangkalan Bun menuju Nanga Bulik. Saat melintas di jalan menurun dan tikungan, kendaraan diduga kehilangan kendali hingga menabrak pagar pengaman dan melintang di badan jalan.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Dukung Kebijakan Mudik, Dewan Ingatkan Masyarakat Tetap Harus Patuh Prokes

Di saat bersamaan, truk hijau datang dari arah berlawanan. Jarak yang sudah terlalu dekat ditambah kondisi jalan licin membuat tabrakan tak terhindarkan.

Satlantas Polres Lamandau langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan penyelidikan.

“Anggota sudah melakukan olah TKP, mencari saksi, dan mengamankan barang bukti. Kasus masih dalam proses penyelidikan,” kata AKP Susanto.

Polisi juga mengingatkan masyarakat, khususnya yang akan mudik Lebaran, agar lebih waspada saat berkendara di kondisi hujan, terutama di jalur tikungan dan jalan menurun. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Kecelakaan truk tangki di Jalan Trans Kalimantan, Desa Rimba Jaya, Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, Selasa (17/3/2026) sore, menewaskan satu orang sopir di lokasi kejadian. Insiden ini terjadi saat kondisi jalan licin akibat hujan, diperparah dengan kontur jalan menikung.

Peristiwa kecelakaan maut di Lamandau ini melibatkan dua truk tangki yang bertabrakan dari arah berlawanan. Selain menelan korban jiwa, benturan keras juga menyebabkan kerusakan parah pada bagian depan kendaraan.

Kasat Lantas Polres Lamandau, AKP Susanto, menjelaskan bahwa lokasi kejadian merupakan jalan beraspal dengan tikungan ke kanan, satu lajur dua arah tanpa median pembatas.

Electronic money exchangers listing

“Jalan di lokasi menikung ke kanan, satu lajur dua arah tanpa median. Saat kejadian hujan, sehingga jalan licin dan cukup berisiko bagi pengendara,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).

Baca Juga :  Sempat Ditetapkan DPO, Polisi Akhirnya Tangkap Pelaku Asusila Terhadap Anak di Bawah Umur

Kecelakaan ini melibatkan dua kendaraan, yakni truk tangki Hino Fuso biru (KH 8303 GH) yang dikemudikan MN (33), warga Lamandau. Pengemudi hanya mengalami luka ringan, meski bagian tangki belakang dan bemper kendaraan rusak.

Sementara itu, truk tangki Hino Fuso hijau (KH 8166 GN) yang dikemudikan MN (51), karyawan swasta asal Arut Selatan, Kotawaringin Barat, mengalami benturan fatal. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi akibat kabin depan kendaraan yang hancur.

Kecelakaan bermula saat truk biru melaju dari arah Pangkalan Bun menuju Nanga Bulik. Saat melintas di jalan menurun dan tikungan, kendaraan diduga kehilangan kendali hingga menabrak pagar pengaman dan melintang di badan jalan.

Baca Juga :  Dukung Kebijakan Mudik, Dewan Ingatkan Masyarakat Tetap Harus Patuh Prokes

Di saat bersamaan, truk hijau datang dari arah berlawanan. Jarak yang sudah terlalu dekat ditambah kondisi jalan licin membuat tabrakan tak terhindarkan.

Satlantas Polres Lamandau langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan penyelidikan.

“Anggota sudah melakukan olah TKP, mencari saksi, dan mengamankan barang bukti. Kasus masih dalam proses penyelidikan,” kata AKP Susanto.

Polisi juga mengingatkan masyarakat, khususnya yang akan mudik Lebaran, agar lebih waspada saat berkendara di kondisi hujan, terutama di jalur tikungan dan jalan menurun. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru