PROKALTENG.CO– Setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, jemaah haji Indonesia mulai kembali ke Tanah Air hari ini, Senin (1/6/2026). Kepulangan para tamu Allah itu menandai berakhirnya fase utama penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah yang berlangsung di Arafah, Muzdalifah, Mina (Armuzna), hingga Masjidilharam.
Gelombang pertama jemaah yang pulang berasal dari sejumlah embarkasi di Indonesia, termasuk Embarkasi Jakarta-Pondok Gede. Berdasarkan jadwal yang ditetapkan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Kloter 1 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede dijadwalkan tiba di Indonesia pada Senin malam pukul 22.45 WIB setelah bertolak dari Jeddah pukul 08.00 waktu setempat.
Kemenhaj mencatat sebanyak 17 kelompok terbang (kloter) memulai proses pemulangan dari Arab Saudi pada 1 Juni. Dari jumlah tersebut, tujuh kloter dijadwalkan tiba di Indonesia pada hari yang sama, sedangkan 10 kloter lainnya akan mendarat pada 2 Juni setelah menempuh perjalanan udara sekitar 10 jam.
Kepulangan jemaah berlangsung di tengah kabar menggembirakan terkait kondisi kesehatan penyelenggaraan haji tahun ini. Hingga 30 Mei 2026, jumlah jemaah Indonesia yang wafat tercatat sekitar 130 orang. Angka tersebut turun signifikan dibandingkan periode yang sama pada musim haji tahun lalu yang mencapai 267 orang.
Penurunan angka kematian itu dinilai tidak terlepas dari berbagai langkah antisipasi yang dilakukan pemerintah, termasuk pengetatan pemeriksaan kesehatan calon jemaah sebelum keberangkatan serta peningkatan pengawasan selama pelaksanaan ibadah di Arab Saudi.
Sebelumnya, Menteri Haji Mochammad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa fase puncak ibadah haji di Mina resmi berakhir pada 13 Zulhijah 1447 Hijriah. Seluruh jemaah Indonesia yang memilih skema Nafar Tsani telah meninggalkan kawasan Mina dan kembali ke hotel masing-masing di Makkah dengan aman dan tertib.
“Alhamdulillah, Mina clear dari jemaah haji Indonesia,” ujar Irfan di Makkah.
Menurutnya, kelancaran pelaksanaan fase Armuzna hingga Mina merupakan hasil kerja sama seluruh unsur penyelenggara, petugas, dan jemaah haji yang disiplin menjalankan arahan selama berada di Tanah Suci.
Layanan Jemaah Tetap Berjalan
Meski puncak ibadah haji telah berakhir, layanan kepada jemaah Indonesia di Arab Saudi masih terus berlangsung. Sebagian jemaah telah menyelesaikan tawaf ifadah sejak 10 hingga 13 Zulhijah. Namun, masih terdapat jemaah yang dijadwalkan melaksanakan tawaf ifadah dan rangkaian ibadah lainnya sebelum kembali ke Indonesia.
Karena itu, Menteri Haji meminta Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tetap siaga mendampingi seluruh jemaah yang belum menyelesaikan ibadah wajib tersebut.
Pendampingan dinilai penting untuk mengantisipasi kepadatan di area Masjidilharam, sekaligus memastikan kelompok rentan seperti jemaah lanjut usia dan jemaah berisiko tinggi mendapatkan pelayanan dan perhatian khusus.
Irfan menegaskan, meskipun fase Mina telah selesai, tanggung jawab pelayanan kepada jemaah belum berakhir. Seluruh petugas diminta tetap fokus mengawal proses ibadah hingga seluruh jemaah menyelesaikan tawaf ifadah dan kembali ke Tanah Air dengan selamat.
Dengan dimulainya fase pemulangan, penyelenggaraan ibadah haji 2026 memasuki babak akhir. Pemerintah berharap seluruh proses kepulangan berjalan lancar sehingga para jemaah dapat berkumpul kembali bersama keluarga dalam keadaan sehat serta membawa pulang kemabruran dari Tanah Suci. (jpg)


