Tragis! Penjual Angkringan di Kobar Disiram BBM dan Dibakar Mantan Suami Siri

PANGKALAN BUN, PROKALTENG.CO – Seorang perempuan berinisial SJ mengalami luka bakar serius setelah diduga disiram bahan bakar minyak (BBM) dan dibakar oleh mantan suami sirinya saat berjualan di sebuah angkringan di Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Sabtu (13/6) malam.

Peristiwa mengerikan itu terjadi di kawasan Resto JR Black Cafe & Resto, Jalan Ahmad Yani Km 63, Desa Karang Mulya, Sabtu malam. Kejadian tersebut sontak menggegerkan warga dan pengunjung yang berada di sekitar lokasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu tengah melayani pembeli di warung angkringan tempatnya bekerja.

Sekitar pukul 18.30 WIB, pelaku yang diduga merupakan mantan suami siri korban datang ke lokasi dengan berjalan kaki. Kemunculan pelaku memicu percekcokan antara keduanya.

Baca Juga :  Transaksi Narkoba di Jalan Kalimantan Terbongkar, Pria Muda Diciduk Polisi

Menurut keterangan polisi, emosi pelaku diduga memuncak saat terlibat adu mulut dengan korban. Pelaku kemudian diduga memukul kepala korban menggunakan sepotong kayu.

Tak berhenti sampai di situ, pelaku termasuk menyiramkan bahan bakar jenis bensin atau Pertamax ke tubuh korban.

Dalam hitungan detik, pelaku menyalakan api dan membakar korban sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.

Electronic money exchangers listing

“Ada laki-laki datang membawa Pertamax lalu menyiramkan ke korban, kemudian membakar menggunakan korek api dan langsung kabur,” ujar Afifa, keponakan pemilik angkringan yang berada di lokasi kejadian dikutip dari detikdotcom.

Korban yang tubuhnya dilalap api hanya mampu berteriak meminta pertolongan. Warga yang panik berusaha memuaskan kobaran api yang membakar hampir seluruh tubuh korban.

Baca Juga :  Polres Lamandau Resmikan SPPG Kemala Presisi, 1.500 Siswa Terima MBG Perdana

Setelah berhasil dievakuasi, korban sempat dibawa ke Puskesmas Karang Mulya. Namun karena mengalami luka bakar yang cukup parah, korban kemudian dirujuk ke RSUD Hanau untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

PANGKALAN BUN, PROKALTENG.CO – Seorang perempuan berinisial SJ mengalami luka bakar serius setelah diduga disiram bahan bakar minyak (BBM) dan dibakar oleh mantan suami sirinya saat berjualan di sebuah angkringan di Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Sabtu (13/6) malam.

Peristiwa mengerikan itu terjadi di kawasan Resto JR Black Cafe & Resto, Jalan Ahmad Yani Km 63, Desa Karang Mulya, Sabtu malam. Kejadian tersebut sontak menggegerkan warga dan pengunjung yang berada di sekitar lokasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu tengah melayani pembeli di warung angkringan tempatnya bekerja.

Electronic money exchangers listing

Sekitar pukul 18.30 WIB, pelaku yang diduga merupakan mantan suami siri korban datang ke lokasi dengan berjalan kaki. Kemunculan pelaku memicu percekcokan antara keduanya.

Baca Juga :  Transaksi Narkoba di Jalan Kalimantan Terbongkar, Pria Muda Diciduk Polisi

Menurut keterangan polisi, emosi pelaku diduga memuncak saat terlibat adu mulut dengan korban. Pelaku kemudian diduga memukul kepala korban menggunakan sepotong kayu.

Tak berhenti sampai di situ, pelaku termasuk menyiramkan bahan bakar jenis bensin atau Pertamax ke tubuh korban.

Dalam hitungan detik, pelaku menyalakan api dan membakar korban sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.

“Ada laki-laki datang membawa Pertamax lalu menyiramkan ke korban, kemudian membakar menggunakan korek api dan langsung kabur,” ujar Afifa, keponakan pemilik angkringan yang berada di lokasi kejadian dikutip dari detikdotcom.

Korban yang tubuhnya dilalap api hanya mampu berteriak meminta pertolongan. Warga yang panik berusaha memuaskan kobaran api yang membakar hampir seluruh tubuh korban.

Baca Juga :  Polres Lamandau Resmikan SPPG Kemala Presisi, 1.500 Siswa Terima MBG Perdana

Setelah berhasil dievakuasi, korban sempat dibawa ke Puskesmas Karang Mulya. Namun karena mengalami luka bakar yang cukup parah, korban kemudian dirujuk ke RSUD Hanau untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Terpopuler

Artikel Terbaru