Perjalanan Pulang Berakhir Petaka, Tiga Nyawa Melayang di Tanjakan Ekstrem Seruyan

SERUYAN, PROKALTENG.CO – Perjalanan pulang dari pesta pernikahan berubah menjadi tragedi saat sebuah mobil yang membawa satu keluarga mengalami kecelakaan di tanjakan ekstrem Bukit Akap, Seruyan Tengah.

Peristiwa nahas itu terjadi di jalur penghubung Desa Teluk Bayur menuju Gantung Pengayuh. Tiga orang tewas dalam peristiwa itu.

Mobil jenis Toyota Rush yang ditumpangi rombongan keluarga tersebut dilaporkan tidak mampu memuat tanjakan ekstrem di lokasi kejadian.

Kapolsek Seruyan Tengah, Ipda Martono, menjelaskan bahwa sebelum kecelakaan terjadi, rombongan baru tersebut saja menghadiri undangan pesta pernikahan di Desa Mugi Peyuhu.

“Dalam perjalanan pulang, kendaraan tidak kuat menanjak di Bukit Akap yang kondisi jalannya cukup ekstrem dan bergelombang,” ujarnya dilansir dari radarsampit.

Baca Juga :  Ketua dan Wakil Ketua PN Depok serta Dirut PT Karabha Digdaya Ditetapkan  Tersangka

Saat berada di tengah tanjakan, mobil diduga mengalami mati mesin. Kondisi tersebut membuat pengemudi panik hingga kendaraan akhirnya meluncur mundur secara tak terkendali.

“Mobil sempat mati mesin di tengah tanjakan, lalu langsung meluncur ke bawah dan terperosok ke sisi jalan hingga masuk ke sungai,” tambahnya.

Electronic money exchangers listing

Video berdurasi 1 menit 28 detik yang tersebar di masyarakat menampilkan mobil berwarna hitam dalam posisi miring di dasar parit dengan bagian depan mengalami kerusakan cukup parah.

Petugas kepolisian bersama tim terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, serta mengumpulkan keterangan Saksi.

Proses evakuasi kendaraan berlangsung dramatis karena mobil terperosok ke dalam parit berlumpur dan harus ditarik menggunakan alat berat berupa ekskavator. (*)

Baca Juga :  Pajak Kendaraan Bermotor: Pilar Utama PAD Kalimantan Tengah

SERUYAN, PROKALTENG.CO – Perjalanan pulang dari pesta pernikahan berubah menjadi tragedi saat sebuah mobil yang membawa satu keluarga mengalami kecelakaan di tanjakan ekstrem Bukit Akap, Seruyan Tengah.

Peristiwa nahas itu terjadi di jalur penghubung Desa Teluk Bayur menuju Gantung Pengayuh. Tiga orang tewas dalam peristiwa itu.

Mobil jenis Toyota Rush yang ditumpangi rombongan keluarga tersebut dilaporkan tidak mampu memuat tanjakan ekstrem di lokasi kejadian.

Electronic money exchangers listing

Kapolsek Seruyan Tengah, Ipda Martono, menjelaskan bahwa sebelum kecelakaan terjadi, rombongan baru tersebut saja menghadiri undangan pesta pernikahan di Desa Mugi Peyuhu.

“Dalam perjalanan pulang, kendaraan tidak kuat menanjak di Bukit Akap yang kondisi jalannya cukup ekstrem dan bergelombang,” ujarnya dilansir dari radarsampit.

Baca Juga :  Ketua dan Wakil Ketua PN Depok serta Dirut PT Karabha Digdaya Ditetapkan  Tersangka

Saat berada di tengah tanjakan, mobil diduga mengalami mati mesin. Kondisi tersebut membuat pengemudi panik hingga kendaraan akhirnya meluncur mundur secara tak terkendali.

“Mobil sempat mati mesin di tengah tanjakan, lalu langsung meluncur ke bawah dan terperosok ke sisi jalan hingga masuk ke sungai,” tambahnya.

Video berdurasi 1 menit 28 detik yang tersebar di masyarakat menampilkan mobil berwarna hitam dalam posisi miring di dasar parit dengan bagian depan mengalami kerusakan cukup parah.

Petugas kepolisian bersama tim terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, serta mengumpulkan keterangan Saksi.

Proses evakuasi kendaraan berlangsung dramatis karena mobil terperosok ke dalam parit berlumpur dan harus ditarik menggunakan alat berat berupa ekskavator. (*)

Baca Juga :  Pajak Kendaraan Bermotor: Pilar Utama PAD Kalimantan Tengah

Terpopuler

Artikel Terbaru