28.4 C
Jakarta
Tuesday, July 23, 2024
spot_img

Kapal Tradisional Tenggelam di Sungai Barito, Korban Ditemukan Tak Bernyawa

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Hari Kedua Pencarian Tim SAR gabungan temukan korban kecelakaan kapal feri tradisional yang tenggelam di Sungai Barito Desa Bintang Ninggi, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara. Berdasarkan informasi, diketahui korban bernama Muhammad Sibawai (27) warga Desa Batu Raya II.

Sebelumnya, pada 7 Juni Pukul 19.30 wib kapal feri tradisional dengan POB 3 orang mengalami kebocoran sehingga menyebabkan kapal tenggelam, 2 orang dapat menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi. Namun 1 orang tidak bisa menyelamatkan diri dan tenggelam.

Sudah dilakukan pencarian oleh keluarga dan warga sekitar namun korban belum ditemukan dan membutuhkan bantuan SAR.

“Pada Selasa Pukul 11:30 WIB Tim Sar Gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia sekitar 900 meter dari lokasi kejadian. Selanjutnya korban dievakuasi ke Puskesmas Pembantu Bintang Ninggi II kemudian diserahkan ke pihak keluarga,” ucap Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangkaraya, AA. Ketut Alit Supartana pada Selasa, (9/7).

Baca Juga :  Korban Kapal Terbakar di Barsel Ditemukan Tak Bernyawa, Jaraknya 1,5 Km dari TKP

Dengan diketemukannya korban dan telah dievakuasi, maka secara resmi pihaknya menutup Operasi SAR dan semua unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing dan dengan ucapan terima kasih.” ucapnya.

Unsur SAR yang terlibat dalam operasi SAR antara lain Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, Polsek Teweh Selatan, Koramil Teweh Selatan, BPBD Barito Utara, Dinas Perhubungan Muara Selatan,Aparat Desa Bintang Ninggi, keluarga korban dan masyarakat setempat. (jef)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Hari Kedua Pencarian Tim SAR gabungan temukan korban kecelakaan kapal feri tradisional yang tenggelam di Sungai Barito Desa Bintang Ninggi, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara. Berdasarkan informasi, diketahui korban bernama Muhammad Sibawai (27) warga Desa Batu Raya II.

Sebelumnya, pada 7 Juni Pukul 19.30 wib kapal feri tradisional dengan POB 3 orang mengalami kebocoran sehingga menyebabkan kapal tenggelam, 2 orang dapat menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi. Namun 1 orang tidak bisa menyelamatkan diri dan tenggelam.

Sudah dilakukan pencarian oleh keluarga dan warga sekitar namun korban belum ditemukan dan membutuhkan bantuan SAR.

“Pada Selasa Pukul 11:30 WIB Tim Sar Gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia sekitar 900 meter dari lokasi kejadian. Selanjutnya korban dievakuasi ke Puskesmas Pembantu Bintang Ninggi II kemudian diserahkan ke pihak keluarga,” ucap Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangkaraya, AA. Ketut Alit Supartana pada Selasa, (9/7).

Baca Juga :  Korban Kapal Terbakar di Barsel Ditemukan Tak Bernyawa, Jaraknya 1,5 Km dari TKP

Dengan diketemukannya korban dan telah dievakuasi, maka secara resmi pihaknya menutup Operasi SAR dan semua unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing dan dengan ucapan terima kasih.” ucapnya.

Unsur SAR yang terlibat dalam operasi SAR antara lain Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, Polsek Teweh Selatan, Koramil Teweh Selatan, BPBD Barito Utara, Dinas Perhubungan Muara Selatan,Aparat Desa Bintang Ninggi, keluarga korban dan masyarakat setempat. (jef)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru