PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Tim SAR gabungan menemukan lima jenazah yang diduga merupakan korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Tanjung Puting, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng, Kamis (1/10/2026). Kelima jenazah ditemukan saat operasi pencarian sejak dini hari dan langsung dievakuasi menuju Pelabuhan Panglima Utar Kumai untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Joko Handono mengatakan, tim pencarian berangkat dari Kumai sekitar pukul 01.00 WIB dan mulai melakukan penyisiran di lokasi yang diduga menjadi area keberadaan korban.
“Sekitar pukul 07.00 WIB, tim menemukan jenazah pertama. Setelah dilakukan penyisiran lebih lanjut, total ditemukan lima jenazah yang diduga merupakan korban KM Virgo Transport 8,” kata Joko Handono.
Penemuan jenazah tersebut berada di sejumlah titik koordinat di perairan Tanjung Puting, yakni 3°32’26.81”S 111°50’32.71”E, 3°32’24.50”S 111°50’20.32”E, dan 3°32’10.16”S 111°49’58.51”E.
Menurut Joko, seluruh jenazah yang ditemukan belum dapat diidentifikasi karena belum diketahui identitasnya. Proses identifikasi akan dilakukan oleh tim forensik setelah jenazah tiba di rumah sakit rujukan.
“Seluruh jenazah dievakuasi ke Pelabuhan Panglima Utar Kumai dan selanjutnya dibawa ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk penanganan awal,” ujarnya.
Setelah proses penanganan awal selesai, kelima jenazah direncanakan diterbangkan menggunakan Helikopter SAR menuju Banjarmasin untuk proses identifikasi lebih lanjut.
“Rencananya pada Jumat, 2 Oktober 2026 sekitar pukul 10.00 WIB, jenazah akan diberangkatkan dari Bandara Iskandar Pangkalan Bun menuju Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin,” jelasnya.
AKBP Joko Handono menambahkan, Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin dipilih karena memiliki fasilitas yang memadai untuk proses identifikasi korban. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Basarnas, TNI, serta instansi terkait guna memastikan seluruh proses pencarian dan identifikasi berjalan lancar.
Hingga saat ini, operasi pencarian terhadap korban KM Virgo Transport 8 masih terus dilakukan oleh tim gabungan di sekitar lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada korban lain yang belum ditemukan. (adr)


