29.6 C
Jakarta
Friday, June 21, 2024
spot_img

Tinggal Sendirian, Kakek Dasiyo Ditemukan Tak Bernyawa

PALANGKA RAYA – Dasiyo (70)
ditemukan tetangganya
dalam
kondisi sudah tak bernyawa sekitar pukul 10.00 WIB di
rumahnya Gang Bar Jalan Bereng Bengkel, Kalampangan, Kecamatan Sabangau, Kota
Palangka Raya, Minggu (23/6/2019).

Kapolsek Sabangau,
Ipda Yusuf Priyo Wijoyo mengatakan untuk sementara penyebab meninggal korban
diduga karena sakit.
Korban pun tinggal sebatang kara di rumah tempatnya
ditemukan.

“Berdasarkan
hasil visum pemeriksaan luar oleh dokter RSUD Kota Palangka Raya
, tidak ada ditemukan tanda-tanda
kekerasan
di tubuh korban dan kematiannya diperkirakan
sudah lebih dari 6 jam,” ungkap Yusuf.

Yusuf juga
mengungkapkan
, Dasiyo pertama kali
ditemukan tetangganya, Marni (75). Saat
itu sekitar pukul 08.00 Wib, Marni melihat lampu di teras rumah
korban masih menyala dan pintu depan tertutup.

“Kemudian saksi mencari korban ke
ladang namun tidak ada. Sehingga Marni pun curgia karena korban tinggal sendiri
di
rumah
itu. Lalu saksi menghubungi Ketua RT setempat yakni Katiyem (41) dan warga lainnya
untuk bersama-sama memeriksa dan mengecek rumah korban,”
beber Yusuf.

Baca Juga :  Jualan Sabu, Abu Nawas Diamankan

Setelah ketua RT dan warga lainnya datang,kemudian memeriksa kondisi rumah korban yang pintu
depan dan semua jendela dalam keadaan terkunci dari dalam.
Hanya pintu
belakang
yang tertutup namun tidak terkunci. Selanjutnya, Ketua RT dan warga lainnya masuk ke rumah.

Saat masuk, mereka melihat
korban
dengan posisi tidur telentang tidak menggunakan baju, berselimut dan
menggunakan celana pendek, serta sudah kaku dan meninggal dunia. Selanjutnya
saksi menghubungi anak korban yang di Palangka Raya serta melaporkan ke Polsek
Sabangau,” tuturnya.

Sementara itu,
Yusuf mengungkapkan berdasarkan hasil olah TKP oleh Polsek Sabangau dan Tim
Identifikasi Polres Palangka Raya diketahui yakni yang pertama kondisi tubuh
korban tidak ada tanda-tanda kekerasan dan posisi telentang di tempat tidur di
dalam kamar. Korban dengan kondisi kedua tangan menggenggam dan mulut keluar
liur.

“Kedua kondisi
rumah korban tidak ada yang mengalami kerusakan dan tidak ada barang-barang
korban yang hilang. Sedangkan yang ketiga barang bukti yang ditemukan di laci
lemari korban ada bekas sisa obat lama tertanggal 13 September 2018, serta
disamping rumah korban ada ditemukan kotoran tinja,” ucapnya.

Baca Juga :  Pengedar Sabu di Pantai Laga Diringkus

Berdasarkan
keterangan anak korban yakni Pujiono (41) yang tinggal di Kota
Palangka Raya, untuk riwayat sakit yang
diderita korban yakni pernah operasi hernia/prostat sekitar satu tahun yang
lalu. Selain itu, korban memang tinggal sendiri di rumah.

Lebih lanjut, Yusuf
mengatakan setelah olah TKP selanjutnya dari pihak keluarga menerima dengan
ikhlas bahwa korban meninggal wajar dan tidak bersedia bila dilakukan otopsi.
Kemudian, jenazah korban dibawa ke RSUD Kota Palangka Raya di Jalan Mahir Mahar
Km 18 Kalampangan dengan menggunakan Mobil Ambulance RSUD Kota Palangka Raya
untuk dilakukan visum pemeriksaan luar.

“Setelah
selesai pemeriksaan luar di RSUD Kota Palangka Raya, selanjutnya jenazah korban
dibawa oleh pihak keluarga ke rumah untuk prosesi pemakaman,” pungkasnya. (atm
/nto)

PALANGKA RAYA – Dasiyo (70)
ditemukan tetangganya
dalam
kondisi sudah tak bernyawa sekitar pukul 10.00 WIB di
rumahnya Gang Bar Jalan Bereng Bengkel, Kalampangan, Kecamatan Sabangau, Kota
Palangka Raya, Minggu (23/6/2019).

Kapolsek Sabangau,
Ipda Yusuf Priyo Wijoyo mengatakan untuk sementara penyebab meninggal korban
diduga karena sakit.
Korban pun tinggal sebatang kara di rumah tempatnya
ditemukan.

“Berdasarkan
hasil visum pemeriksaan luar oleh dokter RSUD Kota Palangka Raya
, tidak ada ditemukan tanda-tanda
kekerasan
di tubuh korban dan kematiannya diperkirakan
sudah lebih dari 6 jam,” ungkap Yusuf.

Yusuf juga
mengungkapkan
, Dasiyo pertama kali
ditemukan tetangganya, Marni (75). Saat
itu sekitar pukul 08.00 Wib, Marni melihat lampu di teras rumah
korban masih menyala dan pintu depan tertutup.

“Kemudian saksi mencari korban ke
ladang namun tidak ada. Sehingga Marni pun curgia karena korban tinggal sendiri
di
rumah
itu. Lalu saksi menghubungi Ketua RT setempat yakni Katiyem (41) dan warga lainnya
untuk bersama-sama memeriksa dan mengecek rumah korban,”
beber Yusuf.

Baca Juga :  Jualan Sabu, Abu Nawas Diamankan

Setelah ketua RT dan warga lainnya datang,kemudian memeriksa kondisi rumah korban yang pintu
depan dan semua jendela dalam keadaan terkunci dari dalam.
Hanya pintu
belakang
yang tertutup namun tidak terkunci. Selanjutnya, Ketua RT dan warga lainnya masuk ke rumah.

Saat masuk, mereka melihat
korban
dengan posisi tidur telentang tidak menggunakan baju, berselimut dan
menggunakan celana pendek, serta sudah kaku dan meninggal dunia. Selanjutnya
saksi menghubungi anak korban yang di Palangka Raya serta melaporkan ke Polsek
Sabangau,” tuturnya.

Sementara itu,
Yusuf mengungkapkan berdasarkan hasil olah TKP oleh Polsek Sabangau dan Tim
Identifikasi Polres Palangka Raya diketahui yakni yang pertama kondisi tubuh
korban tidak ada tanda-tanda kekerasan dan posisi telentang di tempat tidur di
dalam kamar. Korban dengan kondisi kedua tangan menggenggam dan mulut keluar
liur.

“Kedua kondisi
rumah korban tidak ada yang mengalami kerusakan dan tidak ada barang-barang
korban yang hilang. Sedangkan yang ketiga barang bukti yang ditemukan di laci
lemari korban ada bekas sisa obat lama tertanggal 13 September 2018, serta
disamping rumah korban ada ditemukan kotoran tinja,” ucapnya.

Baca Juga :  Pengedar Sabu di Pantai Laga Diringkus

Berdasarkan
keterangan anak korban yakni Pujiono (41) yang tinggal di Kota
Palangka Raya, untuk riwayat sakit yang
diderita korban yakni pernah operasi hernia/prostat sekitar satu tahun yang
lalu. Selain itu, korban memang tinggal sendiri di rumah.

Lebih lanjut, Yusuf
mengatakan setelah olah TKP selanjutnya dari pihak keluarga menerima dengan
ikhlas bahwa korban meninggal wajar dan tidak bersedia bila dilakukan otopsi.
Kemudian, jenazah korban dibawa ke RSUD Kota Palangka Raya di Jalan Mahir Mahar
Km 18 Kalampangan dengan menggunakan Mobil Ambulance RSUD Kota Palangka Raya
untuk dilakukan visum pemeriksaan luar.

“Setelah
selesai pemeriksaan luar di RSUD Kota Palangka Raya, selanjutnya jenazah korban
dibawa oleh pihak keluarga ke rumah untuk prosesi pemakaman,” pungkasnya. (atm
/nto)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru