PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus mematangkan persiapan peresmian Ruang Terbuka Hijau (RTH) eks KONI di Kota Palangka Raya. Saat ini, fasilitas publik tersebut masih dalam tahap uji coba kelayakan guna memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung sebelum dibuka secara resmi.
Dalam keterangannya, Kepala Dinas Pekerjaan Umun dan Penataan Rseti, Juni Gultom, menyampaikan bahwa uji coba dilakukan setiap hari. Khususnya untuk mengevaluasi sistem kelistrikan.
“Kemarin sempat ada korsleting, jadi harus diamankan dulu semuanya. Kita coba tes setiap hari supaya lampu dan kelistrikan lainnya aman (safe) baru kita buka untuk publik,” jelasnya dalam keterangan wawancara beberapa waktu lalu.
Meskipun belum diresmikan secara formal, antusiasme masyarakat sudah mulai terlihat. Banyak warga yang menyempatkan diri datang untuk sekadar bersantai atau berfoto di area RTH tersebut. Menanggapi fenomena ini, pihak berwenang memberikan kelonggaran secara “semi-terbuka,” meski menegaskan bahwa secara resmi kawasan itu belum beroperasi penuh.
Selain kesiapan infrastruktur inti seperti perbaikan taman dan rumput, skema pengelolaan fasilitas pendukung juga tengah digodok. Pihak pengelola saat ini sedang berkoordinasi intensif dengan Dinas Perhubungan untuk merumuskan tata kelola dan penarikan retribusi parkir di area bawah RTH.
Menurutnya, rencana RTH ini akan diresmikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah dalam waktu dekat. Peresmian RTH eks KONI ini akan dilakukan lebih dulu dan terpisah dari peresmian RTH eks Disnakertrans (Transmigrasi).
Lebih lanjut, Juni juga memaparkan visi pembangunan infrastruktur Kota Palangka Raya untuk tahun 2026. Fokus utama pembangunan akan dititikberatkan pada penyediaan fasilitas sosial dan kemasyarakatan.
“Pembangunan infrastruktur kita mengutamakan bidang kegiatan sosial kemasyarakatan. Tujuannya sebagai tempat berkumpul masyarakat, olahraga massal, dan lain sebagainya,” tambahnya.
Beberapa proyek strategis yang menjadi fokus di antaranya adalah penyelesaian RTH Mantikei, RTH eks Transmigrasi, serta proyek perbaikan sarana di Stadion Olahraga Kilometer 5. Pembangunan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup dan menyediakan ruang rekreasi yang memadai bagi warga Kota Palangka Raya. (her)


