Pelantikan PJ Sekda Kalteng Digelar Malam Ini, Linae Jadi Kandidat Kuat

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng segera mengalami pergantian. Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Kalteng, Leonard S. Ampung, akan memasuki masa purna tugas per 1 April 2026.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng menjadwalkan pelantikan Penjabat (Pj) Sekda Kalteng Senin malam (31/3/2026) pukul 19.30 Wib di Istana Isen Mulang. Sosok dr Linae Victoria Aden menjadi calon kuat sebagai penggantinya.

Figur perempuan memang sudah sedikit dibocorkan oleh Gubernur H Agustiar Sabran kepada awak media.

Terkait sejumlah nama yang beredar, termasuk kemungkinan figur perempuan, Agustiar tidak menutup peluang siapa pun selama memenuhi kriteria yang diharapkan. “Tidak menutup kemungkinan (figur perempuan) bisa saja jadi (Sekda),” ujarnya.

Ia mengungkapkan, terdapat sejumlah nama yang tengah dipertimbangkan. Namun, ia enggan merinci lebih jauh sebelum keputusan resmi diumumkan. “Yang pasti ada banyak nama,” katanya.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Inovasi Peternakan

Menurut orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai itu, dalam menentukan pejabat strategis, hal utama yang menjadi pertimbangan bukan semata jabatan definitif atau status Plt, melainkan kinerja.“Bukan masalah Plt atau definitifnya, yang penting kinerjanya,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pejabat definitif justru lebih sulit dievaluasi atau diganti apabila kinerjanya tidak sesuai harapan. Sebaliknya, status Plt memberikan fleksibilitas dalam melakukan evaluasi cepat.

Electronic money exchangers listing

“Kalau definitif dan kinerjanya kacau, menghentikannya susah, memindahkannya susah. Kalau masih Plt kan lebih mudah dievaluasi,” ujarnya.

Lebih jauh, Agustiar menekankan pentingnya karakter, sikap (attitude), dan pola pikir (mindset) yang sejalan dengan nilai sosial budaya masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya semangat Huma Betang yang menjunjung kebersamaan dan toleransi.

“Yang penting punya karakter, attitude, mindset yang bagus, baru ilmunya. Harus sesuai dengan kultur sosial budaya kita di Huma Betang,” imbuhnya.

Baca Juga :  Bapenda Kalteng Bahas Strategi Peningkatan PAD dan Inovasi Pajak Kendaraan

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo, menegaskan bahwa penunjukan Plt Sekda akan dilakukan melalui surat keputusan gubernur, sesuai mekanisme yang berlaku.

Ia menekankan bahwa proses penunjukan akan mempertimbangkan kapasitas dan kompetensi, bukan semata faktor gender.

Lebih lanjut, Edy menyampaikan bahwa figur Sekda ke depan diharapkan mampu mengimbangi ritme kerja gubernur yang dikenal disiplin dan fokus pada capaian program.

“Pak Gubernur itu orangnya on track, waktunya penuh dan sangat disiplin. Jadi yang mendampingi harus bisa mengimbangi. Intinya begitu,” ujarnya.

Sekda memiliki peran strategis sebagai koordinator perangkat daerah sekaligus penghubung antara kepala daerah dengan jajaran birokrasi. Karena itu, keberlanjutan kepemimpinan di posisi ini dinilai krusial dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan kesinambungan program pembangunan di Kalteng. (ovi/ala/kpg)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng segera mengalami pergantian. Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Kalteng, Leonard S. Ampung, akan memasuki masa purna tugas per 1 April 2026.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng menjadwalkan pelantikan Penjabat (Pj) Sekda Kalteng Senin malam (31/3/2026) pukul 19.30 Wib di Istana Isen Mulang. Sosok dr Linae Victoria Aden menjadi calon kuat sebagai penggantinya.

Figur perempuan memang sudah sedikit dibocorkan oleh Gubernur H Agustiar Sabran kepada awak media.

Electronic money exchangers listing

Terkait sejumlah nama yang beredar, termasuk kemungkinan figur perempuan, Agustiar tidak menutup peluang siapa pun selama memenuhi kriteria yang diharapkan. “Tidak menutup kemungkinan (figur perempuan) bisa saja jadi (Sekda),” ujarnya.

Ia mengungkapkan, terdapat sejumlah nama yang tengah dipertimbangkan. Namun, ia enggan merinci lebih jauh sebelum keputusan resmi diumumkan. “Yang pasti ada banyak nama,” katanya.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Inovasi Peternakan

Menurut orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai itu, dalam menentukan pejabat strategis, hal utama yang menjadi pertimbangan bukan semata jabatan definitif atau status Plt, melainkan kinerja.“Bukan masalah Plt atau definitifnya, yang penting kinerjanya,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pejabat definitif justru lebih sulit dievaluasi atau diganti apabila kinerjanya tidak sesuai harapan. Sebaliknya, status Plt memberikan fleksibilitas dalam melakukan evaluasi cepat.

“Kalau definitif dan kinerjanya kacau, menghentikannya susah, memindahkannya susah. Kalau masih Plt kan lebih mudah dievaluasi,” ujarnya.

Lebih jauh, Agustiar menekankan pentingnya karakter, sikap (attitude), dan pola pikir (mindset) yang sejalan dengan nilai sosial budaya masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya semangat Huma Betang yang menjunjung kebersamaan dan toleransi.

“Yang penting punya karakter, attitude, mindset yang bagus, baru ilmunya. Harus sesuai dengan kultur sosial budaya kita di Huma Betang,” imbuhnya.

Baca Juga :  Bapenda Kalteng Bahas Strategi Peningkatan PAD dan Inovasi Pajak Kendaraan

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo, menegaskan bahwa penunjukan Plt Sekda akan dilakukan melalui surat keputusan gubernur, sesuai mekanisme yang berlaku.

Ia menekankan bahwa proses penunjukan akan mempertimbangkan kapasitas dan kompetensi, bukan semata faktor gender.

Lebih lanjut, Edy menyampaikan bahwa figur Sekda ke depan diharapkan mampu mengimbangi ritme kerja gubernur yang dikenal disiplin dan fokus pada capaian program.

“Pak Gubernur itu orangnya on track, waktunya penuh dan sangat disiplin. Jadi yang mendampingi harus bisa mengimbangi. Intinya begitu,” ujarnya.

Sekda memiliki peran strategis sebagai koordinator perangkat daerah sekaligus penghubung antara kepala daerah dengan jajaran birokrasi. Karena itu, keberlanjutan kepemimpinan di posisi ini dinilai krusial dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan kesinambungan program pembangunan di Kalteng. (ovi/ala/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru