26.1 C
Jakarta
Monday, February 2, 2026

Pemprov Kalteng Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel

PROKALTENG.CO – Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Ir Leonard S. Ampung, MM, MT,mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov)  terus menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Leonard, yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Provinsi Kalteng, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Keuangan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Provinsi Maluku Utara, Kamis (29/1).

Rakornas yang mengusung tema Optimalisasi Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026 dan Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 ini menjadi forum strategis bagi pemerintah daerah untuk menyelaraskan arah kebijakan fiskal daerah dengan kebijakan nasional, khususnya dalam menghadapi dinamika penyesuaian transfer ke daerah serta tuntutan peningkatan kualitas belanja.

Baca Juga :  Adum Kalteng Pimpin Rapat Inventarisasi Hasil Evaluasi Kelembagaan Pasca Penyederhanaan Birokrasi

“Hal ini sangat penting untuk memastikan perencanaan dan penganggaran daerah benar-benar selaras dengan kebijakan nasional, berorientasi pada kinerja, serta mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Leonard.

Ia menambahkan, Pemprov Kalteng berkomitmen untuk terus memperkuat kualitas perencanaan pembangunan daerah melalui pengelolaan APBD yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel, sekaligus mendukung pencapaian program prioritas nasional dan visi Asta Cita Presiden.

Kegiatan ini mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi pusat dan daerah di bidang pengelolaan keuangan. Rakornas tersebut diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri dan dihadiri oleh para kepala daerah, sekretaris daerah, serta pejabat pengelola keuangan daerah se-Indonesia.

Baca Juga :  SK IPDN Angkatan XXIX dan SPMT Angkatan XXX Diserahkan, Begini Harapan BKD Kalteng

Rakornas Keuangan Daerah 2026 menitikberatkan pada sejumlah agenda utama, antara lain sinkronisasi kebijakan fiskal pusat dan daerah, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), digitalisasi pengadaan barang dan jasa pemerintah, serta pemenuhan belanja prioritas pelayanan dasar.

Electronic money exchangers listing

Melalui kegiatan ini, Pemprov Kalteng berharap kualitas pengelolaan APBD semakin meningkat, ketepatan waktu penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 dapat terjaga, serta setiap kebijakan anggaran benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.
(hms/nue/kpg)

PROKALTENG.CO – Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Ir Leonard S. Ampung, MM, MT,mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov)  terus menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Leonard, yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Provinsi Kalteng, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Keuangan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Provinsi Maluku Utara, Kamis (29/1).

Rakornas yang mengusung tema Optimalisasi Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026 dan Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 ini menjadi forum strategis bagi pemerintah daerah untuk menyelaraskan arah kebijakan fiskal daerah dengan kebijakan nasional, khususnya dalam menghadapi dinamika penyesuaian transfer ke daerah serta tuntutan peningkatan kualitas belanja.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Adum Kalteng Pimpin Rapat Inventarisasi Hasil Evaluasi Kelembagaan Pasca Penyederhanaan Birokrasi

“Hal ini sangat penting untuk memastikan perencanaan dan penganggaran daerah benar-benar selaras dengan kebijakan nasional, berorientasi pada kinerja, serta mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Leonard.

Ia menambahkan, Pemprov Kalteng berkomitmen untuk terus memperkuat kualitas perencanaan pembangunan daerah melalui pengelolaan APBD yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel, sekaligus mendukung pencapaian program prioritas nasional dan visi Asta Cita Presiden.

Kegiatan ini mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi pusat dan daerah di bidang pengelolaan keuangan. Rakornas tersebut diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri dan dihadiri oleh para kepala daerah, sekretaris daerah, serta pejabat pengelola keuangan daerah se-Indonesia.

Baca Juga :  SK IPDN Angkatan XXIX dan SPMT Angkatan XXX Diserahkan, Begini Harapan BKD Kalteng

Rakornas Keuangan Daerah 2026 menitikberatkan pada sejumlah agenda utama, antara lain sinkronisasi kebijakan fiskal pusat dan daerah, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), digitalisasi pengadaan barang dan jasa pemerintah, serta pemenuhan belanja prioritas pelayanan dasar.

Melalui kegiatan ini, Pemprov Kalteng berharap kualitas pengelolaan APBD semakin meningkat, ketepatan waktu penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 dapat terjaga, serta setiap kebijakan anggaran benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.
(hms/nue/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/