Titik Api di Bukit Tunggal Padam, Dishut Kalteng Intensifkan Pengawasan

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO –  Tim Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) berhasil memadamkan titik api yang muncul di kawasan Jalan Slamet, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Rabu (29/7/2026).

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas langsung melakukan pendinginan dan pengawasan guna memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.

Berdasarkan hasil pantauan Tim Drone Patroli Dalkarhutla Dishut Provinsi Kalteng, titik api terdeteksi pada koordinat 2,195037 LS dan 113,865352 BT sekitar pukul 11.13 WIB. Luas lahan yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 0,07 hektare dan seluruh area tersebut berhasil dipadamkan.

Tim Dalkarhutla Dishut Provinsi Kalteng bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pemadaman, pembatasan penjalaran api, serta pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Minta Kolaborasi Kuat Demi Pembangunan Berkelanjutan

Kepala Dishut Provinsi Kalteng Agustan Saining  menegaskan, bahwa upaya penanganan karhutla terus dilakukan secara terpadu sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menekan risiko meluasnya kebakaran.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kehutanan Kalteng terus bersinergi untuk mencegah karhutla semakin luas sesuai arahan langsung dari Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran,” kata Agustan Saining.

Dalam operasi tersebut, petugas didukung satu unit mobil slip on Thanoz milik Dishut Kalteng, satu unit mesin pompa mini Striker, satu roll selang hisap, dua roll selang tembak, satu nozzle spray, serta dua unit telepon genggam Android untuk mendukung koordinasi di lapangan.

Electronic money exchangers listing

Kondisi di lokasi didominasi semak belukar, pakis-pakisan, dan pohon akasia yang berada di atas lahan gambut. Vegetasi yang mudah terbakar menyebabkan api berpotensi menjalar dengan cepat sehingga diperlukan penanganan secara intensif.

Baca Juga :  Ponton Disebut Surga Bandar Narkoba, GDAN Desak Aparat Bertindak

Sumber air untuk pemadaman diperoleh dari parit terdekat yang berjarak sekitar satu meter dari lokasi kebakaran.

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO –  Tim Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) berhasil memadamkan titik api yang muncul di kawasan Jalan Slamet, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Rabu (29/7/2026).

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas langsung melakukan pendinginan dan pengawasan guna memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.

Berdasarkan hasil pantauan Tim Drone Patroli Dalkarhutla Dishut Provinsi Kalteng, titik api terdeteksi pada koordinat 2,195037 LS dan 113,865352 BT sekitar pukul 11.13 WIB. Luas lahan yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 0,07 hektare dan seluruh area tersebut berhasil dipadamkan.

Electronic money exchangers listing

Tim Dalkarhutla Dishut Provinsi Kalteng bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pemadaman, pembatasan penjalaran api, serta pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Minta Kolaborasi Kuat Demi Pembangunan Berkelanjutan

Kepala Dishut Provinsi Kalteng Agustan Saining  menegaskan, bahwa upaya penanganan karhutla terus dilakukan secara terpadu sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menekan risiko meluasnya kebakaran.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kehutanan Kalteng terus bersinergi untuk mencegah karhutla semakin luas sesuai arahan langsung dari Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran,” kata Agustan Saining.

Dalam operasi tersebut, petugas didukung satu unit mobil slip on Thanoz milik Dishut Kalteng, satu unit mesin pompa mini Striker, satu roll selang hisap, dua roll selang tembak, satu nozzle spray, serta dua unit telepon genggam Android untuk mendukung koordinasi di lapangan.

Kondisi di lokasi didominasi semak belukar, pakis-pakisan, dan pohon akasia yang berada di atas lahan gambut. Vegetasi yang mudah terbakar menyebabkan api berpotensi menjalar dengan cepat sehingga diperlukan penanganan secara intensif.

Baca Juga :  Ponton Disebut Surga Bandar Narkoba, GDAN Desak Aparat Bertindak

Sumber air untuk pemadaman diperoleh dari parit terdekat yang berjarak sekitar satu meter dari lokasi kebakaran.

Terpopuler

Artikel Terbaru