alexametrics
25.6 C
Palangkaraya
Tuesday, August 16, 2022

Tim Kajian Daerah Wantannas RI Kunjungi Pulang Pisau

PALANGKA RAYA, KALTENGPOS.CO – Tim Kajian Daerah Sekretariat
Jenderal (Setjen) Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) RI, didampingi Asisten I
Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Hamka, melakukan kunjungan kerja
ke Kabupaten Pulang Pisau, Kamis (22/10/2020).

Tim Setjen Wantannas terdiri atas
5 orang, yakni Brigjen TNI Karev Marpaung, Kolonel Arm Ganef Suwondo, Sri
Rahayu Purwaningyyastuti, Kbp Yulias, dan Kolonel Laut (KH) Tantawi Jauhari.
Tim akan mengadakan Pengkajian Daerah (Kajida) di wilayah Provinsi Kalimantan
Tengah (Kalteng) pada 20-23 Oktober 2020 guna mendapatkan informasi dan data
tentang kondisi ketahanan pangan terkait ketersediaan pangan lokal dengan
kandungan gizi baik serta pertumbuhan SDM usia produktif dan usia kerja di
daerah.

Sebelumnya, Tim Wantannas telah
melakukan dialog dengan Plt. Gubernur Kalteng Habib Ismail Bin Yahya yang dalam
hal ini diwakili Asisten I Hamka, Selasa (20/10/2020) lalu. Tim juga telah
menggelar dialog atau audiensi dengan sejumlah SOPD terkait lingkup Pemerintah
Provinsi (Pemprov) Kalteng, Rabu (21/10/2020) kemarin.

Selanjutnya pada hari ini, Kamis
(22/10/2020), Tim Wantannas yang terdiri atas Brigjen TNI Karev Marpaung, Sri
Rahayu Purwaningyyastuti, Kbp Yulias, dan Kolonel Laut (KH) Tantawi Jauhari melakukan
dialog dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulang Pisau dan meninjau secara
langsung lokasi Food Estate di kabupaten tersebut.

Baca Juga :  Pemprov Apresiasi Kinerja DPRD Kalteng

“Kami sudah ke Kapuas dan
ternyata Food Estate di Kalimantan Tengah ada di 2 kabupaten, yaitu di Kapuas
dan Pulang Pisau. Nah, ini yang perlu dikaji. Ada daerah seperti Kapuas
misalnya, yang di satu sisi melaksanakan ketahanan pangan dan di satu sisi
prevalensi stunting tinggi. Jadi, kami putuskan ke Pulang Pisau untuk melihat
juga ketahanan pangan di sana, bagaimana prevalensi stunting di sana. Kami akan
mencoba sharing,” papar Karev pekan ini.

Kedatangan rombongan Tim
Wantannas ke Kantor Bupati Pulang Pisau disambut Pj. Sekretaris Daerah
Kabupaten Pulang Pisau Saripudin dan unsur Forkopimda setempat. Kemudian, Tim
beserta Asisten I Hamka melakukan audiensi dengan Sekda Pulang Pisau dan
Forkopimda setempat.

Karev menjelaskan bahwa kajian
yang dilakukan Wantannas adalah untuk memastikan bahwa apa yang menjadi
Kebijakan Presiden dapat terwujud. “Kami datang ke sini tidak semata untuk
melihat ketahanan pangan yang dilakukan di Kabupaten Pulang Pisau, tapi
Wantannas ingin mempelajari, kita dorong, kita tangkap, bagaimana kebijakan
Presiden yang tertuang dalam RPJMN 2020-2024 bisa terwujud,” jelas Karev
di hadapan jajaran Pemkab Pulang Pisau.

Baca Juga :  Gubernur Sugianto Bangun 70 Rumah untuk Veteran Pejuang

Ditambahkannya bahwa prioritas
utama dari semua program pemerintah, seperti pembangunan infrastruktur,
termasuk food estate adalah peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang
berkualitas. Karena itu, sasaran kegiatan pengumpulan data, peninjauan
lapangan, dan dialog atau audiensi kali ini adalah menciptakan manusia-manusia
yang tumbuh dan berkembang secara optimal yang pada akhirnya dapat mewujudkan
SDM berkualitas dengan tampilan fisik yang sehat, cerdas, kreatif, dan
produktif.

Untuk mewujudkan hal itu, dinilai
harus ada upaya peningkatan pangan lokal dan gizi masyarakat karena
permasalahan pangan lokal dan gizi masyarakat di daerah sangat mempengaruhi
pertumbuhan diri pada SDM usia produktif dan usia kerja.

Sasaran Kajida lainnya adalah
menyiapkan SDM berkualitas. Dalam hal ini, peran serta pemerintah dan masyarakat
dinilai sangat menentukan dalam upaya peningkatan pemenuhan gizi dan pangan
lokal terhadap masyarakat di daerah.

Selepas audiensi, Tim Wantannas
menuju Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau untuk
meninjau langsung lokasi food estate.

PALANGKA RAYA, KALTENGPOS.CO – Tim Kajian Daerah Sekretariat
Jenderal (Setjen) Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) RI, didampingi Asisten I
Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Hamka, melakukan kunjungan kerja
ke Kabupaten Pulang Pisau, Kamis (22/10/2020).

Tim Setjen Wantannas terdiri atas
5 orang, yakni Brigjen TNI Karev Marpaung, Kolonel Arm Ganef Suwondo, Sri
Rahayu Purwaningyyastuti, Kbp Yulias, dan Kolonel Laut (KH) Tantawi Jauhari.
Tim akan mengadakan Pengkajian Daerah (Kajida) di wilayah Provinsi Kalimantan
Tengah (Kalteng) pada 20-23 Oktober 2020 guna mendapatkan informasi dan data
tentang kondisi ketahanan pangan terkait ketersediaan pangan lokal dengan
kandungan gizi baik serta pertumbuhan SDM usia produktif dan usia kerja di
daerah.

Sebelumnya, Tim Wantannas telah
melakukan dialog dengan Plt. Gubernur Kalteng Habib Ismail Bin Yahya yang dalam
hal ini diwakili Asisten I Hamka, Selasa (20/10/2020) lalu. Tim juga telah
menggelar dialog atau audiensi dengan sejumlah SOPD terkait lingkup Pemerintah
Provinsi (Pemprov) Kalteng, Rabu (21/10/2020) kemarin.

Selanjutnya pada hari ini, Kamis
(22/10/2020), Tim Wantannas yang terdiri atas Brigjen TNI Karev Marpaung, Sri
Rahayu Purwaningyyastuti, Kbp Yulias, dan Kolonel Laut (KH) Tantawi Jauhari melakukan
dialog dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulang Pisau dan meninjau secara
langsung lokasi Food Estate di kabupaten tersebut.

Baca Juga :  Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Gubernur Siapkan Penampungan Alte

“Kami sudah ke Kapuas dan
ternyata Food Estate di Kalimantan Tengah ada di 2 kabupaten, yaitu di Kapuas
dan Pulang Pisau. Nah, ini yang perlu dikaji. Ada daerah seperti Kapuas
misalnya, yang di satu sisi melaksanakan ketahanan pangan dan di satu sisi
prevalensi stunting tinggi. Jadi, kami putuskan ke Pulang Pisau untuk melihat
juga ketahanan pangan di sana, bagaimana prevalensi stunting di sana. Kami akan
mencoba sharing,” papar Karev pekan ini.

Kedatangan rombongan Tim
Wantannas ke Kantor Bupati Pulang Pisau disambut Pj. Sekretaris Daerah
Kabupaten Pulang Pisau Saripudin dan unsur Forkopimda setempat. Kemudian, Tim
beserta Asisten I Hamka melakukan audiensi dengan Sekda Pulang Pisau dan
Forkopimda setempat.

Karev menjelaskan bahwa kajian
yang dilakukan Wantannas adalah untuk memastikan bahwa apa yang menjadi
Kebijakan Presiden dapat terwujud. “Kami datang ke sini tidak semata untuk
melihat ketahanan pangan yang dilakukan di Kabupaten Pulang Pisau, tapi
Wantannas ingin mempelajari, kita dorong, kita tangkap, bagaimana kebijakan
Presiden yang tertuang dalam RPJMN 2020-2024 bisa terwujud,” jelas Karev
di hadapan jajaran Pemkab Pulang Pisau.

Baca Juga :  Vaksin Untuk Anak 6-11 Tahun, Dinkes Tunggu Surat Resmi Kemenkes

Ditambahkannya bahwa prioritas
utama dari semua program pemerintah, seperti pembangunan infrastruktur,
termasuk food estate adalah peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang
berkualitas. Karena itu, sasaran kegiatan pengumpulan data, peninjauan
lapangan, dan dialog atau audiensi kali ini adalah menciptakan manusia-manusia
yang tumbuh dan berkembang secara optimal yang pada akhirnya dapat mewujudkan
SDM berkualitas dengan tampilan fisik yang sehat, cerdas, kreatif, dan
produktif.

Untuk mewujudkan hal itu, dinilai
harus ada upaya peningkatan pangan lokal dan gizi masyarakat karena
permasalahan pangan lokal dan gizi masyarakat di daerah sangat mempengaruhi
pertumbuhan diri pada SDM usia produktif dan usia kerja.

Sasaran Kajida lainnya adalah
menyiapkan SDM berkualitas. Dalam hal ini, peran serta pemerintah dan masyarakat
dinilai sangat menentukan dalam upaya peningkatan pemenuhan gizi dan pangan
lokal terhadap masyarakat di daerah.

Selepas audiensi, Tim Wantannas
menuju Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau untuk
meninjau langsung lokasi food estate.

Most Read

Artikel Terbaru

/