Hasil Investigasi Damkar : Kebakaran Pasar Besar Diduga Dipicu Unsur Kesengajaan, Kerugian Capai Rp2 Miliar

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya menyimpulkan kebakaran yang menghanguskan belasan bangunan di kawasan Pasar Besar Blauran, Jalan Jawa–Jalan Kalimantan, diduga kuat dipicu unsur kesengajaan.

Kepala Bidang Pemadaman Disdamkarmat Kota Palangka Raya, Alfrianto. Mengatakan kesimpulan tersebut diperoleh setelah tim melakukan pemeriksaan lokasi, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengevaluasi kondisi di tempat kejadian.

“Tim investigasi menyimpulkan titik awal kebakaran diduga berasal dari rumah saudara D. Dari hasil pemeriksaan juga diketahui rumah tersebut sudah lama tidak dialiri listrik, sehingga dugaan penyebab dari korsleting dapat dikesampingkan,” ujar Alfrianto saat dikonfirmasi pada Selasa (4/8).

Ia menjelaskan, hasil investigasi juga mengarah pada dugaan adanya unsur kesengajaan. Dugaan tersebut diperkuat dari hasil pemeriksaan lapangan dan keterangan yang diperoleh tim investigasi. Namun, penanganan pidana sepenuhnya menjadi kewenangan kepolisian.

Baca Juga :  Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan

Selain itu, Alfrianto menyebut cepatnya penyebaran api dipengaruhi oleh material bangunan yang didominasi kayu, jarak antarrumah yang sangat rapat, serta kondisi angin kencang saat kejadian.

“Faktor-faktor itu menyebabkan api sangat cepat merembet ke bangunan di sekitarnya sehingga dampak kebakaran menjadi cukup besar,” katanya.

Berdasarkan hasil pendataan, kebakaran berdampak pada sekitar 12 kepala keluarga atau 54 jiwa. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp2 miliar.

Electronic money exchangers listing

Alfrianto menambahkan. Disdamkarmat juga merekomendasikan agar masyarakat dan keluarga lebih memperhatikan warga yang mengalami gangguan kejiwaan. Serta segera berkoordinasi dengan RT maupun instansi terkait agar mendapatkan penanganan yang tepat. Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah kejadian serupa di kemudian hari. (jef)

Baca Juga :  Satbinmas : Menghimbau Seluruh Warga Berhati-hati Terhadap Segala Modus yang Mengarah pada TPPO

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya menyimpulkan kebakaran yang menghanguskan belasan bangunan di kawasan Pasar Besar Blauran, Jalan Jawa–Jalan Kalimantan, diduga kuat dipicu unsur kesengajaan.

Kepala Bidang Pemadaman Disdamkarmat Kota Palangka Raya, Alfrianto. Mengatakan kesimpulan tersebut diperoleh setelah tim melakukan pemeriksaan lokasi, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengevaluasi kondisi di tempat kejadian.

“Tim investigasi menyimpulkan titik awal kebakaran diduga berasal dari rumah saudara D. Dari hasil pemeriksaan juga diketahui rumah tersebut sudah lama tidak dialiri listrik, sehingga dugaan penyebab dari korsleting dapat dikesampingkan,” ujar Alfrianto saat dikonfirmasi pada Selasa (4/8).

Electronic money exchangers listing

Ia menjelaskan, hasil investigasi juga mengarah pada dugaan adanya unsur kesengajaan. Dugaan tersebut diperkuat dari hasil pemeriksaan lapangan dan keterangan yang diperoleh tim investigasi. Namun, penanganan pidana sepenuhnya menjadi kewenangan kepolisian.

Baca Juga :  Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan

Selain itu, Alfrianto menyebut cepatnya penyebaran api dipengaruhi oleh material bangunan yang didominasi kayu, jarak antarrumah yang sangat rapat, serta kondisi angin kencang saat kejadian.

“Faktor-faktor itu menyebabkan api sangat cepat merembet ke bangunan di sekitarnya sehingga dampak kebakaran menjadi cukup besar,” katanya.

Berdasarkan hasil pendataan, kebakaran berdampak pada sekitar 12 kepala keluarga atau 54 jiwa. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp2 miliar.

Alfrianto menambahkan. Disdamkarmat juga merekomendasikan agar masyarakat dan keluarga lebih memperhatikan warga yang mengalami gangguan kejiwaan. Serta segera berkoordinasi dengan RT maupun instansi terkait agar mendapatkan penanganan yang tepat. Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah kejadian serupa di kemudian hari. (jef)

Baca Juga :  Satbinmas : Menghimbau Seluruh Warga Berhati-hati Terhadap Segala Modus yang Mengarah pada TPPO

Terpopuler

Artikel Terbaru