Viral Jalur Biru Luntur, Inspektorat Kalteng Turun Tangan Lakukan Pemeriksaan

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Inspektorat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap proyek pengecatan jalur kiri berwarna biru yang viral di media sosial setelah diduga luntur saat hujan.

“Kami Inspektorat melaksanakan pendalaman atas kondisi tersebut dan melakukan pemeriksaan. Teman-teman sudah kami turunkan ke lapangan,” ujar Inspektur Daerah Provinsi Kalteng, Eko Sulistiono, Selasa (19/5/2026).

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan meminta keterangan dari seluruh pihak yang berkaitan dengan proyek, mulai dari pelaksana pekerjaan hingga pihak yang terlibat dalam perencanaan.

“Semua pihak terkait akan kami mintai keterangan supaya pemeriksaan berjalan objektif,” katanya.

Eko menegaskan proses pemeriksaan masih berlangsung sehingga pihaknya belum dapat mengungkap hasil ataupun kesimpulan terkait dugaan pelanggaran maupun potensi kerugian negara.

Baca Juga :  Dewan Berharap APBD Kalteng Meningkat Pada Tahun 2023

“Selama pemeriksaan belum selesai, saya belum bisa membuka hasilnya. Nanti akan kami sampaikan setelah semuanya selesai,” ucapnya.

Inspektorat juga akan mencocokkan hasil pekerjaan di lapangan dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam dokumen proyek untuk memastikan kesesuaian pelaksanaan.

Electronic money exchangers listing

“Kami tidak bisa mengarahkan penggunaan produk tertentu. Tapi kami akan melihat apakah pekerjaan itu sudah sesuai spesifikasi atau belum,” jelas Eko.

Sementara itu, penghentian sementara aktivitas pengecatan dilakukan guna mempermudah proses pendalaman serta pengumpulan fakta di lapangan sebelum hasil pemeriksaan dilaporkan kepada Gubernur Kalteng.

“Penghentian itu supaya memudahkan dalam mencari fakta dan pendalaman,” pungkasnya. (adr)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Inspektorat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap proyek pengecatan jalur kiri berwarna biru yang viral di media sosial setelah diduga luntur saat hujan.

“Kami Inspektorat melaksanakan pendalaman atas kondisi tersebut dan melakukan pemeriksaan. Teman-teman sudah kami turunkan ke lapangan,” ujar Inspektur Daerah Provinsi Kalteng, Eko Sulistiono, Selasa (19/5/2026).

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan meminta keterangan dari seluruh pihak yang berkaitan dengan proyek, mulai dari pelaksana pekerjaan hingga pihak yang terlibat dalam perencanaan.

Electronic money exchangers listing

“Semua pihak terkait akan kami mintai keterangan supaya pemeriksaan berjalan objektif,” katanya.

Eko menegaskan proses pemeriksaan masih berlangsung sehingga pihaknya belum dapat mengungkap hasil ataupun kesimpulan terkait dugaan pelanggaran maupun potensi kerugian negara.

Baca Juga :  Dewan Berharap APBD Kalteng Meningkat Pada Tahun 2023

“Selama pemeriksaan belum selesai, saya belum bisa membuka hasilnya. Nanti akan kami sampaikan setelah semuanya selesai,” ucapnya.

Inspektorat juga akan mencocokkan hasil pekerjaan di lapangan dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam dokumen proyek untuk memastikan kesesuaian pelaksanaan.

“Kami tidak bisa mengarahkan penggunaan produk tertentu. Tapi kami akan melihat apakah pekerjaan itu sudah sesuai spesifikasi atau belum,” jelas Eko.

Sementara itu, penghentian sementara aktivitas pengecatan dilakukan guna mempermudah proses pendalaman serta pengumpulan fakta di lapangan sebelum hasil pemeriksaan dilaporkan kepada Gubernur Kalteng.

“Penghentian itu supaya memudahkan dalam mencari fakta dan pendalaman,” pungkasnya. (adr)

Terpopuler

Artikel Terbaru