PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong penguatan ketahanan pangan melalui pelatihan hortikultura bagi personel Polri yang digelar di UPT BPPBTPH, Kamis (16/4/2026).
Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalteng melalui UPT Balai Pengembangan Produksi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPPBTPH) memfasilitasi kegiatan Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Dikbangspes) Polri berupa pelatihan optimalisasi lahan dan pekarangan berbasis komoditas hortikultura.
Kegiatan ini dilaksanakan di UPT BPPBTPH, Jalan Tjilik Riwut Km 3,5, Palangka Raya dan diikuti sebanyak 10 personel dari SPN Polda Kalteng.
Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi teknis dan manajerial, serta pengetahuan dan sikap perilaku personel Polri dalam mendukung program ketahanan pangan.
Kepala UPT BPPBTPH, Isnawati, secara langsung menerima peserta sekaligus membuka kegiatan pelatihan. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pemanfaatan lahan dan pekarangan secara optimal melalui budidaya tanaman hortikultura sebagai upaya nyata mendukung ketersediaan pangan masyarakat.
“Pelatihan ini merupakan bentuk sinergi antara sektor pertanian dan Polri dalam mendukung program ketahanan pangan. Kami berharap peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan praktik budidaya hortikultura di lapangan serta menularkannya kepada masyarakat,” ujarnya.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan pembekalan materi dari Kepala Seksi Perbanyakan Benih Tanaman Hortikultura, Goalter Zoko, terkait teknik budidaya tanaman hortikultura.
Materi yang diberikan meliputi penyiapan lahan, teknik penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga penanganan pascapanen. Selain pemaparan di dalam kelas, peserta juga mengikuti praktik langsung di lapangan guna memperkuat pemahaman dan keterampilan teknis.
Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi para personel, khususnya saat menjalankan tugas sebagai Bhabinkamtibmas di wilayah binaannya. Dengan pengetahuan yang diperoleh, mereka diharapkan mampu mengedukasi dan menginspirasi masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif melalui budidaya hortikultura.
“Melalui sinergi antara sektor pertanian dan aparat keamanan, diharapkan upaya peningkatan ketahanan pangan dapat berjalan lebih optimal sekaligus mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Goalter Zoko.(mmckalteng)


