28.4 C
Jakarta
Monday, July 22, 2024
spot_img

Dislutkan Kalteng Dukung Pengembangan Ikan Koi

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO  – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalteng Darliansjah menerima kunjungan dari Tambun Bungai Palangkaraya Koi Club (TBPKC) di ruang kerjanya, Kamis (13/6/2024). TBPKC merupakan komunitas Ikan Koi yang telah terdaftar di Asosiasi Pecinta Koi Indonesia (APKI).

Kunjungan tersebut dipimpin Koordinator Karantina Ikan Balai Karantina Ikan Provinsi  Kalteng, Leonard Tambunan dan Ketua Pengurus Harian TBPKC Imam Mustofah.

Dalam kunjungannya itu, disampaikan bahwa pada tanggal 26 Juli 2024 hingga 28 Juli 2024 mendatang akan dilaksanakan event 1st Tambun Bungai KOI Festival. Hal itu untuk mengapresiasi dan mengembangkan ikan koi di Indonesia, khususnya di Kalteng.

“Event ini merupakan yang pertama kalinya diadakan di Kalteng dengan memperebutkan Piala Gubernur Kalteng dengan mengangkat tema Koi : The Beauty of Diversity yang menggambarkan bahwa ikan koi memiliki keanekaragaman warna, bentuk, dan ukuran yang menakjubkan serta mewakili keragaman budaya dan alam Indonesia,” kata Imam.

Baca Juga :  LPK RI Siap Berikan Bantuan Hukum kepada Korban Tiket Konser Bajenta Fest

Event yang bakal diikuti oleh komunitas koi se-Indonesia itu, diselenggarakan di Gedung Olah Raga Indoor Serbaguna Palangkaraya Kalteng dengan menargetkan sebanyak 650 ekor ikan koi. Untuk itu, TBPKC melibatkan Dislutkan Provinsi Kalteng juga Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalteng serta Balai Karantina Ikan Provinsi Kalteng dalam mendukung event ini.

“Balai Karantina Ikan Provinsi Kalteng sangat mendukung event ini, terutama dalam lalu lintas ikan koi untuk pendataan jenis ikan yang masuk maupun keluar Kalteng dan akan memberikan pelayanan cepat sesuai prosedur karantina ikan,” ucap Leonard.

Menanggapi hal ini, Kepala Dislutkan Kalteng Darliansjah mengaku akan mendukung event festival ikan koi dan meminta agar pihak penyelenggara menyiapkan database komunitas koi yang ada di Kalteng maupun yang telah mendaftar untuk mengikuti festival ini.

Baca Juga :  ASN Dislutkan Kalteng Kumpulkan ZIS Untuk Korban Banjir di Kalsel

“Adanya database yang benar akan membantu dalam perencanaan program dan kegiatan yang sesuai dan tepat sasaran. Kami siap mendukung kegiatan ini dan akan segera melaporkan event ini kepada Gubernur Kalteng untuk mendapatkan arahan dan petunjuk lebih lanjut,” ujarnya.

”Untuk itu kami sarankan agar pihak penyelenggara segera membentuk kepanitiaan yang melibatkan lintas sektor terkait agar dapat mendiskusikan lebih lanjut pelaksanaan kegiatan festival ikan koi ini. Sehingga festival yang baru pertama kali diselenggarakan di Kalteng ini, dapat berjalan dengan baik dan lancar serta membawa perkembangan positif bagi masyarakat Kalteng,” pungkas Darliansjah.(hfz/hnd)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO  – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalteng Darliansjah menerima kunjungan dari Tambun Bungai Palangkaraya Koi Club (TBPKC) di ruang kerjanya, Kamis (13/6/2024). TBPKC merupakan komunitas Ikan Koi yang telah terdaftar di Asosiasi Pecinta Koi Indonesia (APKI).

Kunjungan tersebut dipimpin Koordinator Karantina Ikan Balai Karantina Ikan Provinsi  Kalteng, Leonard Tambunan dan Ketua Pengurus Harian TBPKC Imam Mustofah.

Dalam kunjungannya itu, disampaikan bahwa pada tanggal 26 Juli 2024 hingga 28 Juli 2024 mendatang akan dilaksanakan event 1st Tambun Bungai KOI Festival. Hal itu untuk mengapresiasi dan mengembangkan ikan koi di Indonesia, khususnya di Kalteng.

“Event ini merupakan yang pertama kalinya diadakan di Kalteng dengan memperebutkan Piala Gubernur Kalteng dengan mengangkat tema Koi : The Beauty of Diversity yang menggambarkan bahwa ikan koi memiliki keanekaragaman warna, bentuk, dan ukuran yang menakjubkan serta mewakili keragaman budaya dan alam Indonesia,” kata Imam.

Baca Juga :  LPK RI Siap Berikan Bantuan Hukum kepada Korban Tiket Konser Bajenta Fest

Event yang bakal diikuti oleh komunitas koi se-Indonesia itu, diselenggarakan di Gedung Olah Raga Indoor Serbaguna Palangkaraya Kalteng dengan menargetkan sebanyak 650 ekor ikan koi. Untuk itu, TBPKC melibatkan Dislutkan Provinsi Kalteng juga Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalteng serta Balai Karantina Ikan Provinsi Kalteng dalam mendukung event ini.

“Balai Karantina Ikan Provinsi Kalteng sangat mendukung event ini, terutama dalam lalu lintas ikan koi untuk pendataan jenis ikan yang masuk maupun keluar Kalteng dan akan memberikan pelayanan cepat sesuai prosedur karantina ikan,” ucap Leonard.

Menanggapi hal ini, Kepala Dislutkan Kalteng Darliansjah mengaku akan mendukung event festival ikan koi dan meminta agar pihak penyelenggara menyiapkan database komunitas koi yang ada di Kalteng maupun yang telah mendaftar untuk mengikuti festival ini.

Baca Juga :  ASN Dislutkan Kalteng Kumpulkan ZIS Untuk Korban Banjir di Kalsel

“Adanya database yang benar akan membantu dalam perencanaan program dan kegiatan yang sesuai dan tepat sasaran. Kami siap mendukung kegiatan ini dan akan segera melaporkan event ini kepada Gubernur Kalteng untuk mendapatkan arahan dan petunjuk lebih lanjut,” ujarnya.

”Untuk itu kami sarankan agar pihak penyelenggara segera membentuk kepanitiaan yang melibatkan lintas sektor terkait agar dapat mendiskusikan lebih lanjut pelaksanaan kegiatan festival ikan koi ini. Sehingga festival yang baru pertama kali diselenggarakan di Kalteng ini, dapat berjalan dengan baik dan lancar serta membawa perkembangan positif bagi masyarakat Kalteng,” pungkas Darliansjah.(hfz/hnd)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru