PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pembangunan di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus menunjukkan perkembangan di berbagai sektor selama kepemimpinan Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran SIKom.
Berbagai program pro rakyat terus digencarkan agar manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Kalteng, Ir Leonard S Ampung MM MT mengatakan, lembaganya memiliki tugas membantu gubernur dalam melaksanakan fungsi penunjang urusan pemerintahan di bidang perencanaan pembangunan, riset, dan inovasi daerah.
“Bapperida merupakan badan yang bertanggung jawab kepada gubernur melalui sekretaris daerah. Kami membantu melaksanakan fungsi penunjang urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi di bidang perencanaan pembangunan, riset dan inovasi daerah,” ujarnya beberapa waktu yang lalu dilansir dari Kalteng Pos.
Menurut Leonard, Bapperida juga memiliki sejumlah fungsi, di antaranya menyusun kebijakan teknis di bidang perencanaan pembangunan, riset dan inovasi daerah, memberikan dukungan teknis, serta melakukan pemantauan, evaluasi, dan pelaporan terhadap pelaksanaan program pembangunan.
Selain itu, Bapperida juga menjalankan fungsi kedinasan lainnya yang diberikan gubernur sesuai dengan tugas dan kewenangannya.
“Maka seluruh unsur Bapperida tanpa terkecuali diharapkan terus memberikan dukungan maksimal guna mewujudkan Kalteng makin BERKAH, yaitu Bermartabat, Elok, Religius, Kuat, Amanah, dan Harmonis,” tegasnya.
Hal tersebut sejalan dengan instruksi Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran untuk terus mendorong pembangunan berkelanjutan di Bumi Tambun Bungai.
Selain fokus pada perencanaan pembangunan, pihaknya juga terus memperkuat kegiatan penelitian dan pengembangan agar target pembangunan yang telah direncanakan dapat tercapai secara optimal.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng melalui Bapperida juga memprioritaskan sejumlah sektor strategis, seperti pengentasan stunting, penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan ekonomi daerah.
Upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui investasi dan pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian utama.
Karena itu, menurut Leonard, sinkronisasi, sinergisitas, dan harmonisasi antar sektor serta antar wilayah sangat diperlukan dalam proses pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Proses tersebut dimulai dari penyusunan dokumen perencanaan pembangunan. Kami juga menampung serta menjaring aspirasi masyarakat terkait prioritas dan arah pembangunan daerah,” pungkasnya. (nue/kpg)


