PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kota Palangka Raya resmi melantik lima pejabat fungsional baru di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Pengisian jabatan yang sebelumnya kosong ini memberikan energi baru bagi struktur organisasi BPBD agar semakin efektif,” ujar Pj. Sekda Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, Sabtu (29/11/2025).
Dengan bertambahnya pejabat fungsional, pelaksanaan tugas penanggulangan bencana diharapkan berjalan lebih optimal dan memperkuat kesiapsiagaan daerah.
“Selain Fungsional Penata Kebencanaan, kini ada pula Fungsional Penata Penanggulangan Bencana. Sehingga total lima orang telah resmi dilantik,” jelasnya.
Dia menegaskan bahwa jabatan fungsional tersebut merupakan langkah strategis untuk mempercepat mitigasi, meningkatkan kualitas penanganan, dan memperkuat ketangguhan daerah.
“Pejabat fungsional dituntut memiliki kompetensi tinggi, kemampuan analisis tajam, serta ketepatan bertindak di lapangan agar respons bencana lebih cepat dan terukur,” tegasnya.
Dia mendorong para pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dan bergerak cepat, terutama menghadapi peningkatan beban kerja menjelang akhir tahun.
“Penanggulangan bencana hanya dapat berjalan maksimal jika seluruh unsur daerah berkolaborasi secara sistematis dan berkesinambungan,” tutupnya. (*adr)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kota Palangka Raya resmi melantik lima pejabat fungsional baru di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Pengisian jabatan yang sebelumnya kosong ini memberikan energi baru bagi struktur organisasi BPBD agar semakin efektif,” ujar Pj. Sekda Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, Sabtu (29/11/2025).
Dengan bertambahnya pejabat fungsional, pelaksanaan tugas penanggulangan bencana diharapkan berjalan lebih optimal dan memperkuat kesiapsiagaan daerah.
“Selain Fungsional Penata Kebencanaan, kini ada pula Fungsional Penata Penanggulangan Bencana. Sehingga total lima orang telah resmi dilantik,” jelasnya.
Dia menegaskan bahwa jabatan fungsional tersebut merupakan langkah strategis untuk mempercepat mitigasi, meningkatkan kualitas penanganan, dan memperkuat ketangguhan daerah.
“Pejabat fungsional dituntut memiliki kompetensi tinggi, kemampuan analisis tajam, serta ketepatan bertindak di lapangan agar respons bencana lebih cepat dan terukur,” tegasnya.
Dia mendorong para pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dan bergerak cepat, terutama menghadapi peningkatan beban kerja menjelang akhir tahun.
“Penanggulangan bencana hanya dapat berjalan maksimal jika seluruh unsur daerah berkolaborasi secara sistematis dan berkesinambungan,” tutupnya. (*adr)