PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin memastikan fasilitas rumah oksigen bagi masyarakat terdampak kabut asap karhutla tidak hanya menyediakan bantuan pernapasan, tetapi juga terhubung langsung dengan layanan darurat Call Center 112 serta disiagakan tenaga medis.
Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penanganan medis darurat, penyediaan ambulans, hingga proses rujukan ke rumah sakit selama 24 jam bagi warga yang membutuhkan.
“Tenaga kesehatan kita siagakan berdasarkan wilayahnya. Misalnya untuk di Posyandu Cempaka, tim medis yang bertugas berasal dari puskesmas terdekat, seperti Puskesmas Kereng Bangkirai atau Puskesmas Marina,” kata Fairid, Sabtu (26/9/3026).
Menurut Fairid, kehadiran tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap mendapatkan penanganan yang tepat sebelum dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap apabila diperlukan.
Dia menjelaskan, Pemko juga mengatur sistem koordinasi dengan pengurus RT dan petugas kesehatan untuk mempermudah penanganan warga yang membutuhkan bantuan medis lanjutan.
“Saya juga meminta agar layanan tidak hanya berjalan siang hari, tetapi malam juga harus ada. Kami berkoordinasi dengan pengurus RT jika ada warga yang membutuhkan rujukan darurat ke IGD atau rumah sakit,” ujarnya.
Selain dukungan tenaga medis, rumah oksigen yang disediakan Pemko Palangka Raya juga terintegrasi dengan layanan darurat Call Center 112 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam.
“Kami ingatkan kembali kepada masyarakat bahwa Pemko Palangka Raya memiliki Call Center 112. Jika memerlukan layanan ambulans, evakuasi, atau pertolongan darurat lainnya, bisa langsung menghubungi 112,” ucap Fairid.
Menurutnya, keberadaan layanan 112 menjadi solusi cepat apabila terdapat warga yang kondisinya memburuk dan membutuhkan penanganan atau rujukan segera ke rumah sakit.
“Sebagai contoh, hari ini di Kelurahan Kereng Bangkirai ada empat warga yang memanfaatkan layanan rumah oksigen. Jika ada kondisi mendesak yang memerlukan rujukan, data sudah ada dan tinggal menghubungi 112,” jelasnya.


