Fairid menambahkan, Pemko Palangka Raya terus berupaya memperluas cakupan layanan rumah oksigen untuk membantu masyarakat di tengah dampak kabut asap karhutla yang masih terjadi.
Saat ini, layanan rumah oksigen tidak hanya tersedia di 11 puskesmas, tetapi mulai diperluas ke kantor-kantor kelurahan dan posyandu agar akses masyarakat terhadap layanan kesehatan menjadi lebih mudah dan cepat.
“Kami ingin memastikan masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat segera terlayani. Karena itu, selain memperluas rumah oksigen, kami juga memperkuat dukungan tenaga kesehatan dan koneksi dengan layanan darurat 112,” pungkasnya. (adr)
Fairid menambahkan, Pemko Palangka Raya terus berupaya memperluas cakupan layanan rumah oksigen untuk membantu masyarakat di tengah dampak kabut asap karhutla yang masih terjadi.
Saat ini, layanan rumah oksigen tidak hanya tersedia di 11 puskesmas, tetapi mulai diperluas ke kantor-kantor kelurahan dan posyandu agar akses masyarakat terhadap layanan kesehatan menjadi lebih mudah dan cepat.
“Kami ingin memastikan masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat segera terlayani. Karena itu, selain memperluas rumah oksigen, kami juga memperkuat dukungan tenaga kesehatan dan koneksi dengan layanan darurat 112,” pungkasnya. (adr)