“Kegiatan orientasi ini memiliki arti strategis sebagai langkah awal dalam membentuk karakter aparatur pemerintah yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga berintegritas secara moral dan etis,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah memandang penting pengenalan nilai dan etika instansi sebagai fondasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, bersih, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Saudara-saudari adalah bagian dari wajah baru birokrasi yang diharapkan mampu membawa semangat perubahan, inovasi, dan integritas dalam pelayanan publik,” ucapnya.
Dia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai sarana untuk memperkuat pemahaman mengenai tugas, fungsi, serta tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah.
“Jadikanlah kegiatan ini sebagai momentum untuk belajar, memahami, dan menanamkan semangat pengabdian,” pungkasnya. (adr)
“Kegiatan orientasi ini memiliki arti strategis sebagai langkah awal dalam membentuk karakter aparatur pemerintah yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga berintegritas secara moral dan etis,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah memandang penting pengenalan nilai dan etika instansi sebagai fondasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, bersih, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Saudara-saudari adalah bagian dari wajah baru birokrasi yang diharapkan mampu membawa semangat perubahan, inovasi, dan integritas dalam pelayanan publik,” ucapnya.
Dia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai sarana untuk memperkuat pemahaman mengenai tugas, fungsi, serta tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah.
“Jadikanlah kegiatan ini sebagai momentum untuk belajar, memahami, dan menanamkan semangat pengabdian,” pungkasnya. (adr)