“Sekarang ini yang kita tangani adalah asap. Apinya sudah tidak kelihatan, cuma asapnya masih tebal. Jadi yang kita perlukan saat ini adalah pendinginan,” ucapnya.
Selain meninjau kondisi lahan, Fairid juga memantau kesiapan personel dan armada yang diterjunkan untuk mendukung penanganan karhutla. Pemko Palangka Raya melibatkan seluruh unsur organisasi perangkat daerah (OPD) dalam upaya pengendalian kebakaran.
Kalaksa BPBD itu menyebutkan, sebanyak 28 OPD bersama kecamatan turut berpartisipasi dengan mengerahkan personel dan sarana pendukung yang kemudian tergabung dalam 18 armada penanganan karhutla.
Dia menambahkan, pengawasan di kawasan Jalan Soekarno akan terus dilakukan karena lokasi tersebut berada tidak jauh dari kawasan perkantoran pemerintah dan aset milik Pemko Palangka Raya.
“Masih diawasi. Dari Satpol PP akan lebih intens untuk penjagaan. Yang kita jaga memang aset Pemko, lahan yang dekat perkantoran pemko jangan sampai terbakar,” tutupnya. (adr)
“Sekarang ini yang kita tangani adalah asap. Apinya sudah tidak kelihatan, cuma asapnya masih tebal. Jadi yang kita perlukan saat ini adalah pendinginan,” ucapnya.
Selain meninjau kondisi lahan, Fairid juga memantau kesiapan personel dan armada yang diterjunkan untuk mendukung penanganan karhutla. Pemko Palangka Raya melibatkan seluruh unsur organisasi perangkat daerah (OPD) dalam upaya pengendalian kebakaran.
Kalaksa BPBD itu menyebutkan, sebanyak 28 OPD bersama kecamatan turut berpartisipasi dengan mengerahkan personel dan sarana pendukung yang kemudian tergabung dalam 18 armada penanganan karhutla.
Dia menambahkan, pengawasan di kawasan Jalan Soekarno akan terus dilakukan karena lokasi tersebut berada tidak jauh dari kawasan perkantoran pemerintah dan aset milik Pemko Palangka Raya.
“Masih diawasi. Dari Satpol PP akan lebih intens untuk penjagaan. Yang kita jaga memang aset Pemko, lahan yang dekat perkantoran pemko jangan sampai terbakar,” tutupnya. (adr)