Wali Kota Minta Kontingen FBIM Palangka Raya Tampil Kreatif dan Penuh Karakter

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin meminta seluruh peserta kontingen Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 tampil lebih kreatif, inovatif, dan memiliki karakter kuat dibandingkan daerah lain.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan kepada kontingen Kota Palangka Raya menjelang pelaksanaan festival budaya tahunan tersebut.

“Sebelum kegiatan ini berakhir, yel-yel khas harus sudah disiapkan. Buatlah sesuatu yang menarik, inspiratif, dan memiliki ciri khas sehingga masyarakat langsung mengetahui bahwa itu merupakan kontingen Kota Palangka Raya,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Dia menegaskan yel-yel maupun identitas kontingen tidak boleh terkesan biasa atau monoton. Menurutnya, karakter Kota Palangka Raya harus terlihat melalui semangat, gaya, hingga ekspresi peserta selama mengikuti kegiatan.

Baca Juga :  Soal Insiden Perkelahian, Begini Penjelasan Cafe O2 dan Sport Bar

“Bentuknya dapat disesuaikan dengan kreativitas peserta, yang terpenting mampu menunjukkan identitas Kota Palangka Raya secara jelas dan tidak terkesan normatif,” katanya.

Selain kreativitas, Fairid juga menyoroti pentingnya penampilan visual kontingen.

Ia menilai pemilihan warna pakaian, atribut, hingga tampilan keseluruhan dapat menjadi pembeda sekaligus memperkuat identitas di tengah banyaknya peserta dari kabupaten dan kota lain.

Electronic money exchangers listing

“Pemilihan warna dan atribut memiliki pengaruh terhadap daya tarik visual. Penampilan harus dirancang berbeda agar mudah dikenali,” ucapnya.

Dalam arahannya, dia mengingatkan bahwa Kota Palangka Raya merupakan juara umum FBIM tahun sebelumnya sehingga seluruh peserta harus memiliki rasa bangga saat membawa nama ibu kota provinsi.

“Hal utama adalah menumbuhkan kebanggaan karena mewakili Kota Palangka Raya yang selalu menjadi perhatian dan sorotan,” katanya.

Baca Juga :  Inflasi di Kota Palangkaraya Masih Terkendali

Orang nomor satu di Palangka Raya ini menilai seluruh peserta pada dasarnya memiliki kesiapan yang sama, namun kemenangan akan ditentukan oleh perhatian terhadap detail, mulai dari kekompakan, kreativitas, kondisi fisik, hingga kesiapan mental bertanding.

“Mempertahankan prestasi tentu tidak mudah. Karena itu, seluruh peserta harus tampil penuh semangat, kompak, percaya diri, dan menjaga kondisi selama pelaksanaan festival,” tutupnya. (adr)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin meminta seluruh peserta kontingen Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 tampil lebih kreatif, inovatif, dan memiliki karakter kuat dibandingkan daerah lain.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan kepada kontingen Kota Palangka Raya menjelang pelaksanaan festival budaya tahunan tersebut.

“Sebelum kegiatan ini berakhir, yel-yel khas harus sudah disiapkan. Buatlah sesuatu yang menarik, inspiratif, dan memiliki ciri khas sehingga masyarakat langsung mengetahui bahwa itu merupakan kontingen Kota Palangka Raya,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Electronic money exchangers listing

Dia menegaskan yel-yel maupun identitas kontingen tidak boleh terkesan biasa atau monoton. Menurutnya, karakter Kota Palangka Raya harus terlihat melalui semangat, gaya, hingga ekspresi peserta selama mengikuti kegiatan.

Baca Juga :  Soal Insiden Perkelahian, Begini Penjelasan Cafe O2 dan Sport Bar

“Bentuknya dapat disesuaikan dengan kreativitas peserta, yang terpenting mampu menunjukkan identitas Kota Palangka Raya secara jelas dan tidak terkesan normatif,” katanya.

Selain kreativitas, Fairid juga menyoroti pentingnya penampilan visual kontingen.

Ia menilai pemilihan warna pakaian, atribut, hingga tampilan keseluruhan dapat menjadi pembeda sekaligus memperkuat identitas di tengah banyaknya peserta dari kabupaten dan kota lain.

“Pemilihan warna dan atribut memiliki pengaruh terhadap daya tarik visual. Penampilan harus dirancang berbeda agar mudah dikenali,” ucapnya.

Dalam arahannya, dia mengingatkan bahwa Kota Palangka Raya merupakan juara umum FBIM tahun sebelumnya sehingga seluruh peserta harus memiliki rasa bangga saat membawa nama ibu kota provinsi.

“Hal utama adalah menumbuhkan kebanggaan karena mewakili Kota Palangka Raya yang selalu menjadi perhatian dan sorotan,” katanya.

Baca Juga :  Inflasi di Kota Palangkaraya Masih Terkendali

Orang nomor satu di Palangka Raya ini menilai seluruh peserta pada dasarnya memiliki kesiapan yang sama, namun kemenangan akan ditentukan oleh perhatian terhadap detail, mulai dari kekompakan, kreativitas, kondisi fisik, hingga kesiapan mental bertanding.

“Mempertahankan prestasi tentu tidak mudah. Karena itu, seluruh peserta harus tampil penuh semangat, kompak, percaya diri, dan menjaga kondisi selama pelaksanaan festival,” tutupnya. (adr)

Terpopuler

Artikel Terbaru