Huma Betang Night 2026 dinilai menjadi momentum penting mempererat persatuan masyarakat Kalimantan Tengah sekaligus menjaga semangat kebersamaan di tengah keberagaman.
Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 resmi ditutup oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dalam rangkaian Huma Betang Night di Bundaran Besar Palangka Raya.
Malam Unjuk Bakat Jagau Nyai Kalteng 2026 berlangsung meriah dalam rangkaian FBIM, menampilkan potensi dan kreativitas generasi muda dari 12 kabupaten dan 1 kota di Kalteng.
Wakil Ketua I DPRD Kalteng Riska Agustin menilai Festival Budaya Isen Mulang 2026 menjadi momentum penting untuk mempererat persatuan masyarakat sekaligus melestarikan budaya daerah.
FBIM 2026 dan Kalteng Expo menjadi sarana promosi budaya, pariwisata, serta penguatan UMKM dan ekonomi kreatif di Kalimantan Tengah melalui berbagai atraksi seni dan pameran potensi daerah.
Agustiar Sabran menegaskan Hari Jadi ke-69 Kalteng menjadi momentum memperkuat ekonomi, budaya, dan semangat Huma Betang melalui FBIM dan Kalteng Expo 2026.
Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran menegaskan FBIM 2026 menjadi bukti Kalteng tetap mampu menghadirkan kegiatan meriah dan berdampak bagi masyarakat meski di tengah efisiensi anggaran.
Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi mengapresiasi pelepasan Kontingen Kota Palangka Raya untuk mengikuti Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026.
Wali Kota Palangka Raya meminta kontingen FBIM 2026 tampil lebih kreatif, kompak, dan memiliki ciri khas kuat agar mudah dikenali sekaligus mampu mempertahankan prestasi juara umum.