PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah Kota Palangka Raya. Dalam satu hari, Minggu (9/8/2026), tercatat 15 kejadian karhutla yang tersebar di sejumlah kelurahan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Palangka Raya, Heri Fauzi, mengatakan belasan kejadian tersebut tersebar di Kelurahan Bukit Tunggal, Palangka, Menteng, Kereng Bangkirai, Kalampangan, Sabaru, Petuk Katimpun dan Kameloh Baru.
“Dalam sehari minggu kemarin ada 15 kejadian karhutla yang kami tangani di beberapa wilayah Kota Palangka Raya,” kata Heri pada Senin (10/8/2026).
Berdasarkan data BPBD, dari 15 titik tersebut, sebagian masih dalam penanganan petugas. Sejumlah lokasi dilaporkan belum tuntas, satu titik masih dalam pemantauan dan beberapa lokasi lainnya telah berhasil dipadamkan.
Total luas lahan yang terbakar mencapai 0,90 hektare. Luasan terbesar tercatat di Jalan Karya Hapakat Ujung, Kelurahan Petuk Katimpun, yakni sekitar 0,88 hektare. Sementara sekitar 0,02 hektare berada di Jalan Tjilik Riwut Km 8, Kompleks Perumahan Kameloh Jaya, Kelurahan Bukit Tunggal.
Heri menegaskan, petugas terus melakukan pemadaman dan pembasahan pada lokasi yang masih terdapat titik api. Patroli juga dilakukan di wilayah yang dinilai rawan terjadi karhutla.
“Upaya yang dilakukan saat ini pemadaman dan pembasahan, sekaligus patroli di lokasi-lokasi rawan. Kami juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait,” ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan laporan BPBD, kejadian karhutla tersebut belum berdampak terhadap aktivitas pendidikan, komunikasi publik, pengungsian maupun pencarian dan penyelamatan. Untuk sektor kesehatan, layanan puskesmas tetap tersedia.
Dengan masih ditemukannya karhutla di sejumlah wilayah, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama pembakaran lahan secara sembarangan. (jef)


