PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Dinas Pendidikan (Disdik) berupaya memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mengusulkan pembangunan dapur satelit di sejumlah wilayah terpencil.
“Kami telah mengusulkan pembangunan dapur satelit di 16 titik, dengan progres saat ini sudah mencapai sekitar 80 persen, meskipun belum ada yang beroperasi,” kata Sekretaris Disdik Kota Palangka Raya, Aprae Vico Ranan, Selasa (7/4/2026).
Pembangunan dapur tersebut difokuskan pada kawasan pelosok seperti Kameloh Baru, Danau, Rungan, Katimpun, dan wilayah ujung lainnya agar layanan program MBG dapat menjangkau lebih banyak sekolah.
“Dapur satelit ini menjadi solusi untuk melayani sekolah-sekolah yang selama ini belum terjangkau, dengan kapasitas di bawah 1.000 porsi untuk dua hingga tiga sekolah,” ujarnya.
Secara fisik, sebagian besar pembangunan dapur satelit telah memasuki tahap akhir dengan beberapa pekerjaan tersisa seperti pemasangan pintu dan penyediaan peralatan pendukung.
“Pekerjaan konstruksi rata-rata sudah hampir selesai, tinggal penyempurnaan di bagian akhir sebelum bisa difungsikan,” tambahnya.
Namun, operasional dapur satelit masih menghadapi kendala regulasi terkait pemanfaatan lahan milik pemerintah yang harus melalui mekanisme sewa.
“Sesuai aturan terbaru, penggunaan lahan pemerintah harus melalui skema sewa, dan saat ini masih dalam pembahasan bersama BPKAD,” jelasnya.
Selain itu, beberapa dapur dibangun di atas lahan milik sekolah dan kelurahan yang ke depannya diharapkan dapat dimanfaatkan lebih luas.
“Fasilitas ini nantinya tidak hanya mendukung MBG, tetapi juga berpotensi menjadi aset daerah, misalnya dimanfaatkan sebagai laboratorium,” pungkasnya. (adr)


