Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah, Bupati Seruyan Dorong Inovasi Pelayanan Publik

SERUYAN, PROKALTENG.CO –Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-XXX Tahun 2026 di Aula Kantor Bupati Seruyan, Senin (27/4). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya inovasi dalam peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah.

Upacara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Wakil Bupati Seruyan, pimpinan DPRD, unsur Forkopimda, serta seluruh jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemkab Seruyan.

Dalam kesempatan tersebut, bupati membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri RI yang mengusung tema strategis: “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”. Tema ini menjadi refleksi atas kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal serta memperkuat kolaborasi lintas pemerintahan.

Bupati Ahmad Selanorwanda menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara besar dengan keberagaman potensi membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Tanpa koordinasi yang apik, target besar pembangunan nasional tidak akan tercapai secara optimal.

Baca Juga :  Kalteng Alami Deflasi 0,01 Persen di Bulan Agustus Kemarin, Ini Komoditasnya

“Otonomi daerah memberikan ruang bagi kita untuk berinovasi. Namun, sinergi tetap menjadi kunci agar tujuan pembangunan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar bupati.

Selain fokus pada pembangunan infrastruktur dan layanan dasar, Bupati juga mengingatkan pentingnya stabilitas daerah dalam menghadapi tantangan global. Hal ini mencakup pengendalian inflasi daerah serta menjaga pertumbuhan ekonomi agar tetap berkelanjutan di tengah dinamika dunia.

Melalui momentum Hari Otda ke-30 ini, bupati mengajak seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di Seruyan untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan mendorong inovasi dalam pelayanan publik.

Electronic money exchangers listing

“Kita harus menjadi pemerintahan yang responsif terhadap keluhan warga. Inovasi adalah keharusan agar pelayanan kita semakin cepat, mudah, dan transparan,” pungkasnya. (yad/kpg)

Baca Juga :  Tahun 2023, Tingkat Kunjungan Wisata di Seruyan Menurun, Hanya Capai 17.490 Orang

SERUYAN, PROKALTENG.CO –Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-XXX Tahun 2026 di Aula Kantor Bupati Seruyan, Senin (27/4). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya inovasi dalam peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah.

Upacara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Wakil Bupati Seruyan, pimpinan DPRD, unsur Forkopimda, serta seluruh jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemkab Seruyan.

Dalam kesempatan tersebut, bupati membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri RI yang mengusung tema strategis: “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”. Tema ini menjadi refleksi atas kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal serta memperkuat kolaborasi lintas pemerintahan.

Electronic money exchangers listing

Bupati Ahmad Selanorwanda menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara besar dengan keberagaman potensi membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Tanpa koordinasi yang apik, target besar pembangunan nasional tidak akan tercapai secara optimal.

Baca Juga :  Kalteng Alami Deflasi 0,01 Persen di Bulan Agustus Kemarin, Ini Komoditasnya

“Otonomi daerah memberikan ruang bagi kita untuk berinovasi. Namun, sinergi tetap menjadi kunci agar tujuan pembangunan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar bupati.

Selain fokus pada pembangunan infrastruktur dan layanan dasar, Bupati juga mengingatkan pentingnya stabilitas daerah dalam menghadapi tantangan global. Hal ini mencakup pengendalian inflasi daerah serta menjaga pertumbuhan ekonomi agar tetap berkelanjutan di tengah dinamika dunia.

Melalui momentum Hari Otda ke-30 ini, bupati mengajak seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di Seruyan untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan mendorong inovasi dalam pelayanan publik.

“Kita harus menjadi pemerintahan yang responsif terhadap keluhan warga. Inovasi adalah keharusan agar pelayanan kita semakin cepat, mudah, dan transparan,” pungkasnya. (yad/kpg)

Baca Juga :  Tahun 2023, Tingkat Kunjungan Wisata di Seruyan Menurun, Hanya Capai 17.490 Orang

Terpopuler

Artikel Terbaru