Mantir Adat Ditekankan Jadi Garda Terdepan Pelestarian Budaya di Pulang Pisau

PULANG PISAU, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Pulang Pisau menegaskan pentingnya peran mantir adat dalam menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal di tengah pesatnya perkembangan zaman.

Hal itu disampaikan Bupati Pulang Pisau melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Tony Harisinta saat menghadiri pengukuhan mantir adat di Kecamatan Kahayan Hilir.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Sekda Tony Harisinta, pengukuhan mantir adat bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan amanah besar untuk menjaga, melestarikan, dan mengembangkan nilai-nilai adat istiadat yang diwariskan para leluhur.

“Kepercayaan yang diberikan masyarakat hendaknya dijalankan dengan penuh integritas, kejujuran, keadilan, dan semangat pengabdian,” ujar Tony saat membacakan sambutan bupati.

Menurutnya, mantir adat memiliki peran strategis sebagai mitra damang dalam menjalankan fungsi kelembagaan adat, menjaga ketertiban sosial, membantu penyelesaian persoalan yang berkaitan dengan hukum adat, serta menjadi penghubung antara masyarakat dengan berbagai pemangku kepentingan.

Baca Juga :  Pemkab Batara Tekankan Nilai Filosofis Kaharingan di FTIK XII

Di tengah arus globalisasi, perkembangan teknologi informasi, serta perubahan sosial yang terus berlangsung, mantir adat diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat Dayak.

Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau meyakini bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus mampu menjaga warisan budaya, memperkuat karakter masyarakat, dan menciptakan kehidupan sosial yang harmonis.

Electronic money exchangers listing

Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, lembaga adat, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Pulang Pisau.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga mengajak kepala desa, lurah, serta perangkat pemerintahan di Kecamatan Kahayan Hilir untuk terus membangun koordinasi dan kolaborasi yang baik dengan para mantir adat.

Baca Juga :  Wabup Pulang Pisau Tekankan Program Efektif dan Efisien di Musrenbang RKPD 2027

Hubungan yang harmonis antara pemerintah desa dan kelembagaan adat diyakini akan memberikan dampak positif terhadap pembangunan, penyelesaian persoalan sosial, serta pemberdayaan masyarakat. (art/kpg)

 

PULANG PISAU, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Pulang Pisau menegaskan pentingnya peran mantir adat dalam menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal di tengah pesatnya perkembangan zaman.

Hal itu disampaikan Bupati Pulang Pisau melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Tony Harisinta saat menghadiri pengukuhan mantir adat di Kecamatan Kahayan Hilir.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Sekda Tony Harisinta, pengukuhan mantir adat bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan amanah besar untuk menjaga, melestarikan, dan mengembangkan nilai-nilai adat istiadat yang diwariskan para leluhur.

Electronic money exchangers listing

“Kepercayaan yang diberikan masyarakat hendaknya dijalankan dengan penuh integritas, kejujuran, keadilan, dan semangat pengabdian,” ujar Tony saat membacakan sambutan bupati.

Menurutnya, mantir adat memiliki peran strategis sebagai mitra damang dalam menjalankan fungsi kelembagaan adat, menjaga ketertiban sosial, membantu penyelesaian persoalan yang berkaitan dengan hukum adat, serta menjadi penghubung antara masyarakat dengan berbagai pemangku kepentingan.

Baca Juga :  Pemkab Batara Tekankan Nilai Filosofis Kaharingan di FTIK XII

Di tengah arus globalisasi, perkembangan teknologi informasi, serta perubahan sosial yang terus berlangsung, mantir adat diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat Dayak.

Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau meyakini bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus mampu menjaga warisan budaya, memperkuat karakter masyarakat, dan menciptakan kehidupan sosial yang harmonis.

Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, lembaga adat, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Pulang Pisau.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga mengajak kepala desa, lurah, serta perangkat pemerintahan di Kecamatan Kahayan Hilir untuk terus membangun koordinasi dan kolaborasi yang baik dengan para mantir adat.

Baca Juga :  Wabup Pulang Pisau Tekankan Program Efektif dan Efisien di Musrenbang RKPD 2027

Hubungan yang harmonis antara pemerintah desa dan kelembagaan adat diyakini akan memberikan dampak positif terhadap pembangunan, penyelesaian persoalan sosial, serta pemberdayaan masyarakat. (art/kpg)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru