Seleksi Satpam Harus Profesional, Wabup Pulang Pisau Tolak Praktik Titipan

PULANG PISAU, PROKALTENG.CO – Wakil Bupati (Wabup) Pulang Pisau H. Ahmad Jayadikarta menegaskan bahwa proses seleksi calon peserta Pelatihan Satpam Kualifikasi Gada Pratama harus berjalan profesional, objektif, dan bebas dari praktik titipan.

Penegasan itu disampaikan saat meninjau langsung seleksi fisik peserta di Stadion HM Sanusi, baru-baru ini yang difasilitasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pulang Pisau bekerja sama dengan PT Prima Sakuriti Indonesia di halaman Stadion HM Sanusi, belum lama ini.

Di hadapan peserta dan panitia, Ahmad Jayadikarta meminta seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara profesional dan objektif. Menurutnya, setiap peserta harus memperoleh kesempatan yang sama untuk lolos berdasarkan kemampuan, bukan karena kedekatan atau rekomendasi pihak tertentu.

Baca Juga :  Peringatan Hari Kartini, Wabup Pulang Pisau Soroti Peran Penting Perempuan

“Seleksi ini harus benar-benar profesional tanpa ada titipan. Berikan kesempatan kepada mereka yang berjuang dan memenuhi syarat untuk mendapatkan sertifikat Satpam,” tegas Jayadikarta.

Wabup menjelaskan, seleksi fisik menjadi tahapan penting untuk memastikan calon peserta memiliki kemampuan dasar, kedisiplinan, serta komitmen yang sesuai dengan standar profesi satuan pengamanan.

Peserta yang dinyatakan lolos nantinya akan mengikuti pelatihan Gada Pratama sebagai bekal memasuki dunia kerja di bidang keamanan.

“Seleksi fisik ini untuk memastikan calon peserta memiliki kemampuan dan komitmen sesuai standar yang telah ditetapkan. Selanjutnya, peserta yang terpilih akan mengikuti pelatihan,” ujarnya.

Electronic money exchangers listing

Ia menambahkan, program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat. Seleksi diikuti peserta dari berbagai latar belakang yang ingin memperoleh kompetensi dan sertifikasi resmi sebagai tenaga keamanan.

Baca Juga :  Wabup Pulang Pisau Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla

Kepada peserta yang belum berhasil, Ahmad Jayadikarta meminta agar tidak patah semangat. Pemerintah daerah, kata dia, masih akan membuka kesempatan berikutnya melalui seleksi tahap kedua yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026.

“Bagi yang belum lolos, jangan berkecil hati. Masih ada kesempatan pada seleksi tahap kedua Oktober mendatang. Terus persiapkan diri dengan lebih baik,” pungkasnya. (art/kpg)

PULANG PISAU, PROKALTENG.CO – Wakil Bupati (Wabup) Pulang Pisau H. Ahmad Jayadikarta menegaskan bahwa proses seleksi calon peserta Pelatihan Satpam Kualifikasi Gada Pratama harus berjalan profesional, objektif, dan bebas dari praktik titipan.

Penegasan itu disampaikan saat meninjau langsung seleksi fisik peserta di Stadion HM Sanusi, baru-baru ini yang difasilitasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pulang Pisau bekerja sama dengan PT Prima Sakuriti Indonesia di halaman Stadion HM Sanusi, belum lama ini.

Di hadapan peserta dan panitia, Ahmad Jayadikarta meminta seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara profesional dan objektif. Menurutnya, setiap peserta harus memperoleh kesempatan yang sama untuk lolos berdasarkan kemampuan, bukan karena kedekatan atau rekomendasi pihak tertentu.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Peringatan Hari Kartini, Wabup Pulang Pisau Soroti Peran Penting Perempuan

“Seleksi ini harus benar-benar profesional tanpa ada titipan. Berikan kesempatan kepada mereka yang berjuang dan memenuhi syarat untuk mendapatkan sertifikat Satpam,” tegas Jayadikarta.

Wabup menjelaskan, seleksi fisik menjadi tahapan penting untuk memastikan calon peserta memiliki kemampuan dasar, kedisiplinan, serta komitmen yang sesuai dengan standar profesi satuan pengamanan.

Peserta yang dinyatakan lolos nantinya akan mengikuti pelatihan Gada Pratama sebagai bekal memasuki dunia kerja di bidang keamanan.

“Seleksi fisik ini untuk memastikan calon peserta memiliki kemampuan dan komitmen sesuai standar yang telah ditetapkan. Selanjutnya, peserta yang terpilih akan mengikuti pelatihan,” ujarnya.

Ia menambahkan, program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat. Seleksi diikuti peserta dari berbagai latar belakang yang ingin memperoleh kompetensi dan sertifikasi resmi sebagai tenaga keamanan.

Baca Juga :  Wabup Pulang Pisau Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla

Kepada peserta yang belum berhasil, Ahmad Jayadikarta meminta agar tidak patah semangat. Pemerintah daerah, kata dia, masih akan membuka kesempatan berikutnya melalui seleksi tahap kedua yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026.

“Bagi yang belum lolos, jangan berkecil hati. Masih ada kesempatan pada seleksi tahap kedua Oktober mendatang. Terus persiapkan diri dengan lebih baik,” pungkasnya. (art/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru