34.2 C
Jakarta
Monday, April 22, 2024

Dilantik, Vera dan Fahruddin Gantikan 2 Anggota PPS yang Mengundurkan Diri

NANGA BULIK,PROKALTENG.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamandau melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Panitia Pemungutan Suara (PPS) kelurahan Nanga Bulik. Pelantikan dua orang anggota PPS dilakukan Kamis (23/2/2023). Dua orang anggota PPS yang menjalani PAW antara lain Vera Septia Hilma dan Fahruddin Fitriya untuk menggantikan dua anggota PPS yang mengundurkan diri.

Usai dilantik dan mengucapkan sumpah janji, dua anggota PPS Kelurahan Nanga Bulik itu, turut menandatangani pakta integritas sebagai pelaksana Pemilihan Umum (Pemilu).

Ketua KPU Kabupaten Lamandau, Irwansyah menjelaskan, pelantikan PAW dua anggota PPS Kelurahan Nanga Bulik dilakukan setelah adanya dua orang anggota PPS yang mengundurkan diri. Ia menekankan kepada dua PAW PPS yang baru saja dilantik bekerja keras dan menjaga integritas.

Baca Juga :  Tingkatkan Kapasitas Nakes di Lamandau melalui Pelatihan BHD

“Hari ini KPU melaksanakan pelantikan PAW dua anggota PPS,” ujar Irwansyah usai acara pelantikan PAW PPS yang digelar di Aula Kantor KPU Kabupaten Lamandau.

Menurut Irwansyah, Nanga Bulik merupakan kelurahan paling padat di Kabupaten Lamandau dan tentunya paling menjadi sorotan. Sehingga Kelurahan Nanga Bulik menjadi wajah penyelenggaraan pemilu di Kabupaten ini.

Pergantian Antara Waktu itu dilaksanakan setelah Komisioner KPU Kabupaten Lamandau bersama PPK Bulik menggelar rapat usai adanya surat pengunduran diri dari dua anggota PPS. “Pelaksanaan PAW ini seperti yang tertuang dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum dan sesuai dengan aturan yang ada,” ujarnya.

Irwansyah berpesan kepada PAW PPS yang baru saja dilantik untuk segera berkoordinasi dengan PPK Bulik dan Pantarlih Nanga Bulik. Pasalnya, saat ini sudah memasuki tahapan pemilu.

Baca Juga :  Investasi Jangka Panjang dengan Penguatan SDM

“Saat ini kita tengah melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) untuk pemutakhiran data pemilih. Pekerjaan ini perlu kecermatan,” sebutnya.

Selain itu, ditambahkan Irwansyah, ia berpesan kepada PPK, PPS maupun petugas Pantarlih untuk menjaga integritas. “perlu Kerjasama dan koordinasi yang baik dari PPS maupun PPK untuk mendapatkan data pemilih yang akurat,” tandasnya.(bib/free)

NANGA BULIK,PROKALTENG.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamandau melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Panitia Pemungutan Suara (PPS) kelurahan Nanga Bulik. Pelantikan dua orang anggota PPS dilakukan Kamis (23/2/2023). Dua orang anggota PPS yang menjalani PAW antara lain Vera Septia Hilma dan Fahruddin Fitriya untuk menggantikan dua anggota PPS yang mengundurkan diri.

Usai dilantik dan mengucapkan sumpah janji, dua anggota PPS Kelurahan Nanga Bulik itu, turut menandatangani pakta integritas sebagai pelaksana Pemilihan Umum (Pemilu).

Ketua KPU Kabupaten Lamandau, Irwansyah menjelaskan, pelantikan PAW dua anggota PPS Kelurahan Nanga Bulik dilakukan setelah adanya dua orang anggota PPS yang mengundurkan diri. Ia menekankan kepada dua PAW PPS yang baru saja dilantik bekerja keras dan menjaga integritas.

Baca Juga :  Tingkatkan Kapasitas Nakes di Lamandau melalui Pelatihan BHD

“Hari ini KPU melaksanakan pelantikan PAW dua anggota PPS,” ujar Irwansyah usai acara pelantikan PAW PPS yang digelar di Aula Kantor KPU Kabupaten Lamandau.

Menurut Irwansyah, Nanga Bulik merupakan kelurahan paling padat di Kabupaten Lamandau dan tentunya paling menjadi sorotan. Sehingga Kelurahan Nanga Bulik menjadi wajah penyelenggaraan pemilu di Kabupaten ini.

Pergantian Antara Waktu itu dilaksanakan setelah Komisioner KPU Kabupaten Lamandau bersama PPK Bulik menggelar rapat usai adanya surat pengunduran diri dari dua anggota PPS. “Pelaksanaan PAW ini seperti yang tertuang dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum dan sesuai dengan aturan yang ada,” ujarnya.

Irwansyah berpesan kepada PAW PPS yang baru saja dilantik untuk segera berkoordinasi dengan PPK Bulik dan Pantarlih Nanga Bulik. Pasalnya, saat ini sudah memasuki tahapan pemilu.

Baca Juga :  Investasi Jangka Panjang dengan Penguatan SDM

“Saat ini kita tengah melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) untuk pemutakhiran data pemilih. Pekerjaan ini perlu kecermatan,” sebutnya.

Selain itu, ditambahkan Irwansyah, ia berpesan kepada PPK, PPS maupun petugas Pantarlih untuk menjaga integritas. “perlu Kerjasama dan koordinasi yang baik dari PPS maupun PPK untuk mendapatkan data pemilih yang akurat,” tandasnya.(bib/free)

Terpopuler

Artikel Terbaru