28 C
Jakarta
Friday, April 4, 2025

BPBD Lamandau Sosialisasi Aman Bencana ke Sekolah

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau melakukan sosialisasi Sekolah Aman Bencana (SAB) ke pelajar SMPN 1 di wilayah Kabupaten Lamandau.

“Kami menggandeng Dinas Pendidikan memberikan materi kebencanaan melalui kegiatan SPAB dari mulai tingkat SMP dan SMA. Tahun ini, kami akan melangkah ke tingkat pelajar SMP memberikan metode bagaimana menyelamatkan diri jika terjadi bencana,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau, melalui Sekretaris BPBD Joni Hardi, Selasa (22/10).

Menurutnya, ini adalah program BPBD Kabupaten Lamandau untuk memberikan pemahaman kepada pelajar dan pihak guru agar sosialisasi ini bisa dipahami.

“Kita harapkan dengan adanya sosialisasi ini, nantinya jika ada bencana di sekolah para guru dan pelajar menghadapinya agar tidak panic. Sosialisasi ini bagaimana cara untuk mengambil jalur titik kumpul dan pengamanan titik-titik mengurangi dari pada resiko bencana lainnya,” tuturnya.

Baca Juga :  Hadiri Exit Meeting Bersama BPK RI Perwakilan Kalteng, Pj Bupati Tegaskan Komitmen

Diharapkan, komponen sekolah memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam hal penanggulangan bencana sehingga meminimalisasi potensi jatuhnya korban jiwa ketika terjadi bencana.

“Dan menularkan pemahaman tentang kesiapsiagaan dan tanggap bencana kepada orang-orang di sekelilingnya,” tandasnya. (bib/hnd)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau melakukan sosialisasi Sekolah Aman Bencana (SAB) ke pelajar SMPN 1 di wilayah Kabupaten Lamandau.

“Kami menggandeng Dinas Pendidikan memberikan materi kebencanaan melalui kegiatan SPAB dari mulai tingkat SMP dan SMA. Tahun ini, kami akan melangkah ke tingkat pelajar SMP memberikan metode bagaimana menyelamatkan diri jika terjadi bencana,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau, melalui Sekretaris BPBD Joni Hardi, Selasa (22/10).

Menurutnya, ini adalah program BPBD Kabupaten Lamandau untuk memberikan pemahaman kepada pelajar dan pihak guru agar sosialisasi ini bisa dipahami.

“Kita harapkan dengan adanya sosialisasi ini, nantinya jika ada bencana di sekolah para guru dan pelajar menghadapinya agar tidak panic. Sosialisasi ini bagaimana cara untuk mengambil jalur titik kumpul dan pengamanan titik-titik mengurangi dari pada resiko bencana lainnya,” tuturnya.

Baca Juga :  Hadiri Exit Meeting Bersama BPK RI Perwakilan Kalteng, Pj Bupati Tegaskan Komitmen

Diharapkan, komponen sekolah memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam hal penanggulangan bencana sehingga meminimalisasi potensi jatuhnya korban jiwa ketika terjadi bencana.

“Dan menularkan pemahaman tentang kesiapsiagaan dan tanggap bencana kepada orang-orang di sekelilingnya,” tandasnya. (bib/hnd)

Terpopuler

Artikel Terbaru