NANGA BULIK, PROKALTENG.CO –Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan budaya daerah.
Menurutnya, warisan leluhur ini bukan sekadar tradisi, melainkan identitas penting Kabupaten Lamandau yang harus diwariskan secara berkelanjutan kepada generasi muda.
Bupati menegaskan bahwa tradisi dan adat istiadat setempat tidak boleh hanya dipandang sebagai agenda tahunan belaka. Lebih dari itu, kekayaan tradisi lokal memiliki potensi besar untuk mendorong sektor pariwisata daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
“Tradisi adat tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi juga harus mampu menjadi potensi budaya yang mendukung pengembangan pariwisata serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelestarian nilai-nilai budaya lokal,” ujar Rizky Aditya Putra, kepada wartawan, Selasa (21/7).
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau berharap generasi muda dapat semakin bangga akan akar budayanya, sembari terus memanfaatkan nilai-nilai kearifan lokal untuk membangun Lamandau yang lebih maju dan berdaya saing.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan, keterlibatan generasi muda secara aktif menjadi kunci utama agar budaya lokal tidak tergerus oleh arus modernisasi.
“Anak-anak muda harus berada di garis depan. Jangan sampai mereka merasa asing dengan budayanya sendiri. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan ruang-ruang kreatif berbasis budaya bagi generasi penerus,” pungkasnya. (bib)
NANGA BULIK, PROKALTENG.CO –Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan budaya daerah.
Menurutnya, warisan leluhur ini bukan sekadar tradisi, melainkan identitas penting Kabupaten Lamandau yang harus diwariskan secara berkelanjutan kepada generasi muda.
Bupati menegaskan bahwa tradisi dan adat istiadat setempat tidak boleh hanya dipandang sebagai agenda tahunan belaka. Lebih dari itu, kekayaan tradisi lokal memiliki potensi besar untuk mendorong sektor pariwisata daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
“Tradisi adat tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi juga harus mampu menjadi potensi budaya yang mendukung pengembangan pariwisata serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelestarian nilai-nilai budaya lokal,” ujar Rizky Aditya Putra, kepada wartawan, Selasa (21/7).
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau berharap generasi muda dapat semakin bangga akan akar budayanya, sembari terus memanfaatkan nilai-nilai kearifan lokal untuk membangun Lamandau yang lebih maju dan berdaya saing.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan, keterlibatan generasi muda secara aktif menjadi kunci utama agar budaya lokal tidak tergerus oleh arus modernisasi.
“Anak-anak muda harus berada di garis depan. Jangan sampai mereka merasa asing dengan budayanya sendiri. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan ruang-ruang kreatif berbasis budaya bagi generasi penerus,” pungkasnya. (bib)