Warga Batu Kotam Terima Pembagian Plasma Senilai Rp3,1 Miliar

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO -Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menghadiri acara penyerahan hasil perjuangan kebun plasma untuk masyarakat Desa Batu Kotam, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, di kantor desa setempat pada Kamis (17/9).

Hasil perjuangan hak plasma sebesar 20 persen dari PT MMAL tersebut bernilai total Rp3,1 miliar dan disalurkan secara langsung kepada lebih dari 300 Kepala Keluarga (KK).

Dalam sambutannya, Bupati Rizky menegaskan kepada seluruh warga penerima agar tidak memperjualbelikan lahan atau hak kebun plasma yang telah didapatkan tersebut.

Ia mengingatkan bahwa kebun plasma ini merupakan bentuk investasi jangka panjang yang hasilnya ditujukan untuk menjamin kesejahteraan masa depan seluruh warga beserta anak cucu mereka.

“Sekali lagi ulun tegaskan plasma yang diberikan PT MMAL jangan sampai dijual, ini untuk masa depan sida pian semua. Investasi sampai ke anak cucu,” pesan Bupati Rizky di hadapan para warga yang hadir.

Baca Juga :  Musrenbang Jangan Hanya Sebagai Agenda Rutinitas Tahunan, Namun Memberi Manfaat Masyarakat

Selain menekankan pentingnya menjaga aset kebun plasma, Bupati Lamandau juga mengimbau masyarakat untuk tidak perlu merasa cemas mengenai biaya pengobatan jika sewaktu-waktu jatuh sakit.

“Apabila ada warga sakit cukup melaporkan kondisi kesehatan mereka kepada Pemerintah Desa (Pemdes) atau Pemerintah Daerah (Pemda) agar segera ditangani oleh petugas medis, jadi jangan jual-jual lahan hanya karena sakit,” tuturnya.

Electronic money exchangers listing

Bupati menjamin seluruh warga Kabupaten Lamandau saat ini telah terdaftar dan ditanggung penuh oleh program BPJS Kesehatan. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa seluruh pembiayaan jaminan kesehatan tersebut bersumber langsung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lamandau.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Kepala Desa Batu Kotam, Alpiansyah, S.Pd., menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas keberhasilan dan pencapaian perjuangan yang telah ditempuh seluruh pihak selama ini.

Baca Juga :  Peringatan HAN 2025, Bupati Ajak Semua Pihak Lindungi Anak

“Saya menilai penyerahan hak plasma senilai miliaran rupiah tersebut merupakan buah manis dari kesabaran serta kerja keras bersama antara pemerintah desa, warga, dan pemerintah daerah,” ungkap PJ Kades.

Alpiansyah juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pemkab Lamandau serta berharap dana plasma ini dapat dimanfaatkan secara bijak oleh warga untuk meningkatkan taraf hidup keluarga masing-masing.

“Kami Pihak Pemdes Batu Kotam berkomitmen akan terus mendampingi warga dalam mengawal pemanfaatan hasil kebun plasma ini agar memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan,” pungkasnya. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO -Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menghadiri acara penyerahan hasil perjuangan kebun plasma untuk masyarakat Desa Batu Kotam, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, di kantor desa setempat pada Kamis (17/9).

Hasil perjuangan hak plasma sebesar 20 persen dari PT MMAL tersebut bernilai total Rp3,1 miliar dan disalurkan secara langsung kepada lebih dari 300 Kepala Keluarga (KK).

Dalam sambutannya, Bupati Rizky menegaskan kepada seluruh warga penerima agar tidak memperjualbelikan lahan atau hak kebun plasma yang telah didapatkan tersebut.

Electronic money exchangers listing

Ia mengingatkan bahwa kebun plasma ini merupakan bentuk investasi jangka panjang yang hasilnya ditujukan untuk menjamin kesejahteraan masa depan seluruh warga beserta anak cucu mereka.

“Sekali lagi ulun tegaskan plasma yang diberikan PT MMAL jangan sampai dijual, ini untuk masa depan sida pian semua. Investasi sampai ke anak cucu,” pesan Bupati Rizky di hadapan para warga yang hadir.

Baca Juga :  Musrenbang Jangan Hanya Sebagai Agenda Rutinitas Tahunan, Namun Memberi Manfaat Masyarakat

Selain menekankan pentingnya menjaga aset kebun plasma, Bupati Lamandau juga mengimbau masyarakat untuk tidak perlu merasa cemas mengenai biaya pengobatan jika sewaktu-waktu jatuh sakit.

“Apabila ada warga sakit cukup melaporkan kondisi kesehatan mereka kepada Pemerintah Desa (Pemdes) atau Pemerintah Daerah (Pemda) agar segera ditangani oleh petugas medis, jadi jangan jual-jual lahan hanya karena sakit,” tuturnya.

Bupati menjamin seluruh warga Kabupaten Lamandau saat ini telah terdaftar dan ditanggung penuh oleh program BPJS Kesehatan. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa seluruh pembiayaan jaminan kesehatan tersebut bersumber langsung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lamandau.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Kepala Desa Batu Kotam, Alpiansyah, S.Pd., menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas keberhasilan dan pencapaian perjuangan yang telah ditempuh seluruh pihak selama ini.

Baca Juga :  Peringatan HAN 2025, Bupati Ajak Semua Pihak Lindungi Anak

“Saya menilai penyerahan hak plasma senilai miliaran rupiah tersebut merupakan buah manis dari kesabaran serta kerja keras bersama antara pemerintah desa, warga, dan pemerintah daerah,” ungkap PJ Kades.

Alpiansyah juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pemkab Lamandau serta berharap dana plasma ini dapat dimanfaatkan secara bijak oleh warga untuk meningkatkan taraf hidup keluarga masing-masing.

“Kami Pihak Pemdes Batu Kotam berkomitmen akan terus mendampingi warga dalam mengawal pemanfaatan hasil kebun plasma ini agar memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan,” pungkasnya. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru