NANGA BULIK, PROKALTENG.CO — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau. Berkomitmen penuh dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kebersihan daerah.
Atas instruksi langsung dari Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama instansi terkait bersinergi menggelar aksi nyata bertajuk “Jumat Barosih Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Rindang, Indah (ASRI)”.
Aksi gotong royong massal ini dipusatkan di kawasan Hutan Kota, tepatnya di belakang Kantor Satpoldamkar Kabupaten Lamandau, pada Jumat pagi (17/7/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lamandau, M. Syaifudin Zuhri. Dalam arahannya, ia menyampaikan bahwa aksi bersih-bersih ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam merawat fasilitas publik dan area hijau.
“Kegiatan hari ini adalah bentuk komitmen bersama untuk menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Lamandau Nomor: 058/55/BU/III/2026. Bapak Bupati menginginkan agar semua elemen bergerak aktif menjaga keasrian lingkungan kita, dimulai dari area-area vital seperti Hutan Kota ini,” ujar M. Syaifudin Zuhri di sela-sela kegiatan.
Sejak pagi hari, ratusan aparatur sipil negara (ASN), tenaga kontrak dari berbagai OPD, serta personel instansi vertikal bahu-bahu membersihkan sampah, merapikan tanaman liar dan menata kembali kawasan Hutan Kota agar lebih nyaman dikunjungi masyarakat.
Dipilihnya Hutan Kota sebagai lokasi utama bukan tanpa alasan. Sebagai salah satu paru-paru kota Nanga Bulik, area ini dinilai perlu mendapatkan perawatan berkala agar fungsinya sebagai ruang terbuka hijau (RTH) tetap optimal dan terjaga keindahannya.
Melalui Gerakan Indonesia Asri ini, Pemkab Lamandau berharap budaya gotong royong dan kesadaran akan kebersihan lingkungan tidak hanya berhenti di kalangan birokrasi, tetapi juga menular kepada seluruh lapisan masyarakat Lamandau.
“Lingkungan yang bersih adalah cermin dari masyarakat yang sehat. Semoga gerakan ‘Jumat Barosih’ ini bisa terus konsisten kita laksanakan demi Lamandau yang lebih rindang, indah, dan nyaman untuk semua,” pungkas Syaifudin. (bib)


