NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra. Menegaskan bahwa pelestarian budaya daerah merupakan pondasi penting dalam menjaga identitas dan memperkokoh karakter masyarakat di tengah arus modernisasi. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati saat dikonfirmasi oleh awak media di Nanga Bulik, Kamis (16/7).
Menurut Rizky. Kekayaan adat istiadat dan seni budaya yang dimiliki Kabupaten Lamandau bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan aset berharga yang harus terus dihidupkan dan diwariskan kepada generasi muda. Ia menilai, di era digital seperti sekarang, tantangan untuk menjaga eksistensi budaya lokal semakin besar.
“Budaya daerah adalah jati diri kita. Melestarikannya bukan berarti kita menutup diri dari kemajuan, melainkan memastikan bahwa kemajuan yang kita capai tetap berpijak pada nilai-nilai luhur dan kearifan lokal yang kita miliki,” ujar Rizky Aditya Putra.
Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, serta generasi muda untuk aktif mengambil peran dalam menjaga ragam budaya Lamandau. Pemerintah daerah sendiri berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program kemitraan, festival budaya, dan ruang-ruang kreatif yang bertujuan untuk mengenalkan kembali tradisi lokal ke ranah yang lebih luas.
“Saya berharap, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, budaya khas Lamandau tidak hanya sekadar bertahan, tetapi juga mampu menjadi daya tarik wisata yang berdampak positif pada perekonomian daerah,” tandasnya. (bib)
NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra. Menegaskan bahwa pelestarian budaya daerah merupakan pondasi penting dalam menjaga identitas dan memperkokoh karakter masyarakat di tengah arus modernisasi. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati saat dikonfirmasi oleh awak media di Nanga Bulik, Kamis (16/7).
Menurut Rizky. Kekayaan adat istiadat dan seni budaya yang dimiliki Kabupaten Lamandau bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan aset berharga yang harus terus dihidupkan dan diwariskan kepada generasi muda. Ia menilai, di era digital seperti sekarang, tantangan untuk menjaga eksistensi budaya lokal semakin besar.
“Budaya daerah adalah jati diri kita. Melestarikannya bukan berarti kita menutup diri dari kemajuan, melainkan memastikan bahwa kemajuan yang kita capai tetap berpijak pada nilai-nilai luhur dan kearifan lokal yang kita miliki,” ujar Rizky Aditya Putra.
Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, serta generasi muda untuk aktif mengambil peran dalam menjaga ragam budaya Lamandau. Pemerintah daerah sendiri berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program kemitraan, festival budaya, dan ruang-ruang kreatif yang bertujuan untuk mengenalkan kembali tradisi lokal ke ranah yang lebih luas.
“Saya berharap, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, budaya khas Lamandau tidak hanya sekadar bertahan, tetapi juga mampu menjadi daya tarik wisata yang berdampak positif pada perekonomian daerah,” tandasnya. (bib)