Toleransi Jadi Jati Diri Masyarakat Lamandau, Bupati: Tidak Ada Ruang Bagi Intoleransi

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra menegaskan bahwa toleransi merupakan jati diri masyarakat Lamandau yang tidak bisa ditawar. Daerah ini konsisten menjaga harmoni antar warga, dengan tegasan bahwa tidak ada ruang bagi intoleransi beragama maupun bentuk lain yang mengganggu kerukunan.

“Tidak ada ruang bagi intoleransi di Lamandau. Siapa pun yang mencoba memecah persatuan, menyebarkan kebencian, atau merusak kerukunan atas nama apa pun, tidak sejalan dengan nilai dan arah pembangunan daerah ini,” ujar Bupati, Jum’at (9/1).

Ia menambahkan, masyarakat Lamandau harus terus menjaga dan memperkuat toleransi serta kerukunan antar umat beragama.

“Lamandau berdiri di atas prinsip saling menghormati, hidup berdampingan, dan menjaga kedamaian bersama,” ungkap Rizky.

Baca Juga :  Nama RSUD Lamandau Diubah Jadi Gusti Abdul Gani, Tokoh Pejuang Asal Desa Kujan

Menurutnya, toleransi dan kerukunan adalah kunci untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama.

“Dengan demikian, masyarakat Lamandau dapat terus hidup dalam suasana damai dan harmoni,” jelasnya.

Selain itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan, serta menghindari segala tindakan yang berpotensi memecah belah.

Electronic money exchangers listing

“Dengan komitmen dan kerja sama yang kuat, Lamandau dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama,” pungkasnya. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra menegaskan bahwa toleransi merupakan jati diri masyarakat Lamandau yang tidak bisa ditawar. Daerah ini konsisten menjaga harmoni antar warga, dengan tegasan bahwa tidak ada ruang bagi intoleransi beragama maupun bentuk lain yang mengganggu kerukunan.

“Tidak ada ruang bagi intoleransi di Lamandau. Siapa pun yang mencoba memecah persatuan, menyebarkan kebencian, atau merusak kerukunan atas nama apa pun, tidak sejalan dengan nilai dan arah pembangunan daerah ini,” ujar Bupati, Jum’at (9/1).

Ia menambahkan, masyarakat Lamandau harus terus menjaga dan memperkuat toleransi serta kerukunan antar umat beragama.

Electronic money exchangers listing

“Lamandau berdiri di atas prinsip saling menghormati, hidup berdampingan, dan menjaga kedamaian bersama,” ungkap Rizky.

Baca Juga :  Nama RSUD Lamandau Diubah Jadi Gusti Abdul Gani, Tokoh Pejuang Asal Desa Kujan

Menurutnya, toleransi dan kerukunan adalah kunci untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama.

“Dengan demikian, masyarakat Lamandau dapat terus hidup dalam suasana damai dan harmoni,” jelasnya.

Selain itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan, serta menghindari segala tindakan yang berpotensi memecah belah.

“Dengan komitmen dan kerja sama yang kuat, Lamandau dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama,” pungkasnya. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru