NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pembukaan Festival Babukung 2025 di Alun-alun Kota Nanga Bulik tak hanya meriah, tetapi juga tertata rapi berkat keterlibatan Saka Pariwisata Kabupaten Lamandau yang turun langsung menjaga kebersihan area acara, Sabtu (8/11). Kehadiran mereka membuat pengunjung merasa lebih nyaman sejak awal festival berlangsung.
Aksi ini sekaligus menegaskan peran Saka Pariwisata dalam mendukung pelaksanaan Festival Babukung, salah satu agenda budaya terbesar di Kabupaten Lamandau yang selalu menarik ribuan pengunjung.
Anggota Saka Pariwisata Lamandau, Laura, mengatakan bahwa menjaga kebersihan menjadi tugas yang perlu terus dibudayakan, terutama di acara yang menghadirkan banyak pengunjung.
“Kami dari Saka Pariwisata merasa bertanggung jawab memastikan area festival tetap bersih dan nyaman bagi semua. Kebersihan adalah bagian dari daya tarik wisata, dan kami ingin pengunjung mendapatkan pengalaman terbaik selama berada di Festival Babukung,” ujar Laura.
Sepanjang acara, anggota Saka Pariwisata aktif mengumpulkan sampah, membersihkan area sekitar panggung, hingga memberikan edukasi kepada pengunjung tentang pentingnya menjaga kebersihan. Upaya ini membuat suasana festival terasa lebih rapi dan menyenangkan.
Inisiatif tersebut menunjukkan komitmen Saka Pariwisata untuk mendukung pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Lamandau. Dengan menjaga lingkungan tetap bersih, mereka ikut memperkuat citra daerah sebagai destinasi wisata yang peduli lingkungan. (bib)
NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pembukaan Festival Babukung 2025 di Alun-alun Kota Nanga Bulik tak hanya meriah, tetapi juga tertata rapi berkat keterlibatan Saka Pariwisata Kabupaten Lamandau yang turun langsung menjaga kebersihan area acara, Sabtu (8/11). Kehadiran mereka membuat pengunjung merasa lebih nyaman sejak awal festival berlangsung.
Aksi ini sekaligus menegaskan peran Saka Pariwisata dalam mendukung pelaksanaan Festival Babukung, salah satu agenda budaya terbesar di Kabupaten Lamandau yang selalu menarik ribuan pengunjung.
Anggota Saka Pariwisata Lamandau, Laura, mengatakan bahwa menjaga kebersihan menjadi tugas yang perlu terus dibudayakan, terutama di acara yang menghadirkan banyak pengunjung.
“Kami dari Saka Pariwisata merasa bertanggung jawab memastikan area festival tetap bersih dan nyaman bagi semua. Kebersihan adalah bagian dari daya tarik wisata, dan kami ingin pengunjung mendapatkan pengalaman terbaik selama berada di Festival Babukung,” ujar Laura.
Sepanjang acara, anggota Saka Pariwisata aktif mengumpulkan sampah, membersihkan area sekitar panggung, hingga memberikan edukasi kepada pengunjung tentang pentingnya menjaga kebersihan. Upaya ini membuat suasana festival terasa lebih rapi dan menyenangkan.
Inisiatif tersebut menunjukkan komitmen Saka Pariwisata untuk mendukung pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Lamandau. Dengan menjaga lingkungan tetap bersih, mereka ikut memperkuat citra daerah sebagai destinasi wisata yang peduli lingkungan. (bib)